Gubernur NTB dan Walikota Bima Bersilaturahim Dengan Keluarga Besar Ponpes Al-Ikhwan Salama

Gubernur NTB dan Walikota Bima Bersilaturahim Dengan Keluarga Besar Ponpes Al-Ikhwan Salama

44
BERBAGI

BERITA KOTA BIMA NTB—– Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, dan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH, bersilaturahim dengan keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhwan H. Sanuddin Salama Kota Bima hadir di acara Puncak Pekan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 H yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Al-Ikhwan H. Sanuddin, Sabtu, 17 November 2018.

Atas kehadiran para Pemimpin Daerah tersebut, Pimpinan Yayasan Pendidikan Al-Ikhwan, Drs. H. Zainul Arifin, menyampaikan terimakasih dan penghargaan atas kehadiran ketiganya. Begitupun atas kehadiran para undangan lainnya seperti Pimpinan DPRD, H. Syamsuddin, S. Sos, mantan Wakil Walikota Bima, H. Umar Abubakar, mantan Sekda Kota Bima, Ir. H. Muchlis HMA, para alim ulama, tokoh masyarakat dan segenap perwakilam dari elemen masyarakat Kabupaten dan Kota Bima.

Selain memperkenalkan profil singkat Ponpes Al-Ikhwan, pria yang kerap disapa Abuya ini mengaku peringatan puncak Pekan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan hajatan tahunan yang digelar pihaknya. “Ini merupakan agenda tahunan yang kami adakan, biasanya diawali dengan kegiatan kegiatan keagamaan,” ungkap pria yang kerap disapa Abuya ini.

Dikatakannya, peringatan maulid Nabi Muhammad yang dilaksanakan pada setiap Rabi’ul Awal memiliki makna dan harapan sebagai momen untuk introspeksi diri, tentang segala yang telah kita lakukan selama ini sebagai khalifah Allah di muka bumi. Selain itu, kata dia, pertemuan hari ini juga merupakan momen yang baik untuk silaturahim Pemerintah dengan masyarakat, khususnya kalangan tokoh agama dan para santri.

Abuya menambahkan bahwa, 12 Rabiul Awal, selain momentum hari kelahiran putra terbaik dunia Muhammad SAW juga ada peristiwa penting lain yang menyertainya yakni pengangkatan Muhammad SAW sebagai Rasul tepat hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal, kemudian peristiwa hijrah ke Kota Madinah dan juga wafatnya Nabi Muhammad SAW. Begitu mulianya kehadiran Nabi Muhammad SAW, Abuya mengajak para hadirin untuk senantiasa bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu, baik Gubernur NTB dan Walikota Bima menyampaikan harapan senada yakni agar para tokoh agama dapat terus berkontribusi dalam pembangunan, khususnya dalam pembinaan karakter dan benteng akhlak bagi umat. “Kita letakkan pondasi ini, bukan hanya aspek fisik, tapi sisi keagamaan harus kita perkuat,” tegas Walikota Bima, HM. Lutfi, SE. (Rahim)