Ini Kata Kasdivif 2 Kostrad, Pasca Ditutupnya TMMD Di Kediri

Ini Kata Kasdivif 2 Kostrad, Pasca Ditutupnya TMMD Di Kediri

127
BERBAGI

BERITA KEDIRI — Sebulan lamanya TNI bekerjasama dengan Polri dan warga Desa Blimbing serta Jugo. Waktu sebulan itu terlewati dengan berbagai aktifitas fisik dan non fisik. Lapangan Desa Mlati menjadi saksi penutupan aktifitas berbackground gotong royong tersebut dan Kasdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Haryanto, S.I.P,M.Tr (Han) secara resmi menutupnya. selasa (13/11/2018)

Saat ada kesempatan, salah satu media mencoba mewawancarai Brigjen TNI Haryanto, S.I.P,M.Tr (Han) disela-sela kunjungan kerjanya ke berbagai lokasi di Desa Blimbing dan Jugo.

“Rangkaian kegiatan TMMD 103 ini, sebenarnya yang paling menguasai itu pak Danrem dan pak Dandim. Kita sebagai perwakilan dari Kodam untuk menutup rangkaian kegiatan ini. Tadi kita bisa lihat bersama, yang paling utama adalah ngecor jalan, ada 1.700 meter lebih.,” kata Brigjen TNI Haryanto, S.I.P,M.Tr (Han) kepada media yang mewancarainya.

Lanjutnya ,”Kemudian ada RTLH (Renovasi Rumah Tidak Layak Huni) ada 100 unit, ada pengobatan gratis massal, ada pelatihan ketrampilan Tujuan utamanya adalah memberikan kemudahan akses kepada masyarakat, khususnya daerah-daerah terisolir.”

Prestasi dan apresiasi kepada Kodim yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, menurut Brigjen TNI Haryanto, S.I.P,M.Tr (Han), hal ini sudah pasti, nanti 1 diantara 50 lokasi, akan dilihat dari pusat, dalam hal ini bapak Kasad. Dari situlah nanti diberi penilaian khusus oleh Kasad sebagai Pembina utamanya, mana yang paling oke diantara ke-50 lokasi itu.

“Bukan hanya TMMD saja, penilaian-penilaian kepada bawahannya, selalu diperhatikan oleh bapak Kasad, bidang kesatuan dan bidang-bidang lainnya, itu pasti selalu ada. Penghargaannya dari beliau, yaitu bapak Kasad,” pungkasnya.

Jalanan ekstrim ala perbukitan yang naik turun, menikung tajam ,serta diapit tebing yang curam dan jurang yang dalam, dijelajahi Kasdivif 2 Kostrad bersama Danrem 082 Kolonel Arm Budi Suwanto, Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, Camat Mojo Sukemi, Danramil Mojo Kapten Arm Sugito, Kapolsek Mojo AKP Wahana dan Kepala Desa Blimbing Djoeari.

Selain melihat langsung kondisi akhir pasca pembangunan jalan lintas desa yang menghubungkan Desa Blimbing dan Jugo, Kasdivif 2 Kostrad melihat langsung kondisi terakhir rumah Mbah Usrek yang berstatus RTLH over prestasi.

Di rumah Mbah Usrek, lantai rumah sudah berbahan berkeramik, tembok sudah berbahan semen, pasir serta bata, dan atap rumah sudah berbahan beralumunium. Tidak hanya itu, 1 set jamban sudah ada di dalam rumah. Sebelumnya, pasangan suami istri lanjut usia tersebut biasa buang hajat di sungai, tetapi usai rumahnya direnovasi, kebiasaan buruk itu sudah dihilangkan.

Selain kondisi rumah yang bagus, 1 set springbed dari sumbangan Danrem 082, menghiasi ruang tidur Mbah Usrek. Kasur berbahan kapuk randu yang dulunya menjadi tempat tidurnya, kini berubah 180 derajat menjadi tempat tidur yang super empuk. (dodik)