Anggota BPN Diduga Kerjasama Dengan Kepala Desa Loloana’a

Anggota BPN Diduga Kerjasama Dengan Kepala Desa Loloana’a

654
BERBAGI

BERITA GUNUNGSITOLI -SUMATERA UTARA– Dihimpun  dari salah Satu  akun WhatsApp bung fit yang mengatakan  Badan Pertanahan Nasional(BPN) Nias melaksanakan pengukuran lahan  yang sedang sengketa didesa Loloana’a Idanoi kecamatan Idanoi kota Gunungsitoli pada hari senin 28/1/2019.

Tergugat di  Pengadilan Negeri Gunungsitoli adalah Kepala desa Loloanaa, rupanya mengundang pemerintah kota Gunungsitoli, BPN dan Badan Hukum BPN mengukur lahan yang sedang digugat inisial  FB di PN Pengadilan Negeri Gunungsitoli.

Penggugat mengatakan, saya telah menyampaikan kepada angota BPN bawah lahan tersebut tahapan sengketa di PN Gunungsitoli namun anggota BPN tidak menghiraukan dan terus maksanakan pengukuran.

Anggota dari BPN sepertinya diduga kerjasama atau sekongkol dengan kepada kepala desa Loloana’a dan tidak menghargai bagai mana keputusan Pengadilan Negeri Gunungsitoli, papar FB kepada awak media

Terpisah, awak media mewawancarai anggota dari BPN,  tujuan pengukuran lahan tersebut saat di tanyakan, kami hanya yang di utus oleh pimpinan kami atas undangan kepala desa,  untuk membuat Prona, tapi kami tidak tau bawah lahan tersebut masih lahan sengketa.

Lebih lanjut, ditanyakan kepada Badan Hukum BPN  dilokasi lahan gugatan, dengan kedatangan bapak dari BPN juga bagaimana, jawaban mereka kami hanya mau melihat dan mendengar saja dan mengikuti perintah dari pimpinan kami atas undangan kades Loloana’a.

Diduga kades Loloana’a mengundang masyarakat banyak untuk meyakinkan pemerintah dari BPN sepertinya  lahan tersebut tidak punya masalah atau dalam silang sengketa.

Ditambahkan FB sebagai pemilik Lahan, gugatan saya sedang jalan Dikantor Pengadilan Negeri Gunungsitoli, dengan materi gugatan perampasan atas tanah milik saya, saya dengan pengacara saya, akan keberatan dengan cara -cara Kepala Desa dan para Oknum seperti ini.

Terpisah menyampaikan pada hari senin 28-1-2019 sedang meliput tiba tiba kades loloana’a melarang meliput di tempat lahan gugatan menampakan gerak geriknya sepertinya ingin memukul wartawan  dan mengatakan kamu dari mana, saya jawab pak kades dari tadi saya sudah kasitau saya dari media,  dia nyebut dirinya juga dari media dan saya tanya pak kades kalau kamu itu juga dari media tolong tunjukan KTA dan SK  tapi dia tidak mau menunjukan   .(af lase )