Rafli Kande Dukung Pemerintah Aceh Atasi Banjir dan Bangun Sejumlah Irigasi di...

Rafli Kande Dukung Pemerintah Aceh Atasi Banjir dan Bangun Sejumlah Irigasi di Aceh Selatan Tahun Ini

25
BERBAGI

BERITA BANDA ACEH – Anggota DPD RI Perwakilan Aceh, Rafli Kande mendukung upaya Pemerintah Aceh dalam menangani banjir di Aceh Selatan. Selain itu, Rafli juga mengapresiasi upaya Pemerintah dalam menangani saluran irigasi di bumi pala tersebut.

Hal ini disampaikan Rafli kepada media ini, Jum’at (08/02/2019) siang. Dia memaparkan bahwa Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Aceh melalui dana Otsus telah mengalokasikan puluhan milyar anggaran untuk menangani banjir di Aceh Selatan, diantaranya Pengendalian Banjir Sungai Krueng Baru Rp. 25 Milyar, Pengendalian Banjir Sungai Krueng Kluet Gampong Koto Indarung Rp. 5 Milyar, Pengendalian Banjir Sungai Krueng Meukek Rp. 1,5 Milyar, Pengendalian Banjir Sungai Krueng Bakongan  Rp. 7 Milyar, Pengendalian Banjir Sungai Krueng Samadua Rp. 10 Milyar, Pengendalian Banjir Sungai Krueng Keumumu, Kecamatan Labuhan Haji Timur Rp. 5 Milyar, Pengendalian Banjir Sungai Krueng Sawang Rp. 1,5 Milyar, Pengendalian Banjir Sungai Krueng Trumon Rp. 2 Milyar dan Pengendalian Banjir Sungai Krueng Alue Paku Kecamatan Sawang Rp. 2,752 Milyar.

“Selain itu, Pemerintah juga tahun ini mengalokasikan Pengendalian Banjir Sungai Gampong Aur Peulumat Kecamatan Labuhan Haji Timur Rp. 500 juta, Pengendalian Banjir Gampong Lhok Pawoh Kecamatan Sawang Rp. 1,2 Milyar dan  Pembangunan Pengaman Sungai Gampong Trieng Meuduro Tunong (Lanjutan) Kecamatan Sawang Rp. 4,2 Milyar.”rincinya.

Tak hanya itu, kata Rafli, selanjutnya juga tahun ini pemerintah akan bangun Saluran Kuta Pasie, Pante Raja dengan anggaran Rp. 2 Milyar dan Pembangunan Jetty Muara Sungai Kr. Rasian Kec. Pasie Raja Rp 5 Milyar.

“Ini bentuk keseriusan pemerintah yang patut diapresiasi, apalagi Aceh Selatan selama ini menjadi langganan banjir, sejumlah program tersebut harus mampu mengatasi dan meminimalisir banjir musiman yang menimpa Aceh Selatan. Dengan anggaran yang besar itu, 2020 Aceh Selatan diharapkan bebas banjir,” ujarnya.

Rafli juga menyebutkan, persoalan lain yang patut didukung agar terealisasi maksimal yakni terkait optimalisasi fungsi dan manfaat irigasi dan bagi masyarakat di Aceh Selatan.

” Pemerintah Aceh juga memanfaatkan dana Otsus untuk Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Beutong 15 Milyar, Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Gunung Pudung Rp. 12,5 Milyar,  Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Paya Dapur Rp. 12,5 Milyar,” jelasnya.

Bahkan, kata Rafli, juga dialokasikan anggaran untuk Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Beutong Rp. 1,5 Milyar, Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Gunung Pudung Rp. 2 Milyar, Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Jambo Dalem Rp. 3, 114 Milyar.

“Pemerintah juga tahun ini menyediakan anggaran untuk UKL/UPL Pembangunan Bendung Paya Dapur Rp. 250 juta, UKL/UPL Pembangunan Bendung DI Gunong Pudong Rp. 250 juta, UKL/UPL Pembangunan Bendung DI Beutong Rp. 250 juta, LARAP & KA. ANDAL Bendungan Kr. Kluet Rp. 750 Juta. Jadi, untuk urusan irigasi dan bendungan diharapkan benar-benar maksimal dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” harapnya.

Namun demikian, Rafli juga menyinggung persoalan pengamanan pantai yang selama ini dinilai belum mampu memberikan solusi efektif untuk persoalan abrasi pantai.

“Pemerintah juga mengalokasikan Otsus  untuk Pengamanan pantai Labuhan Haji Rp 15 Milyar, Lanjutan Pengaman Pantai Gp. Lhok Pawoh Kecamatan Sawang Rp.5 Milyar,” bebernya.

Rafli berharap penggunaan Otsus dapat terus dilakukan dengan semaksimal mungkin untuk menjawab persoalan masyarakat di Aceh.

“Kita akan terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan Otsus di Aceh agar anggaran ini benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat,”pungkasnya. (Mahdi).