Ratusan Masyarakat Aceh Gelar Unjuk Rasa ,Tuntut Pembebasan Irwandi Yusuf

Ratusan Masyarakat Aceh Gelar Unjuk Rasa ,Tuntut Pembebasan Irwandi Yusuf

163
BERBAGI
Aksi damai tersebut dikawal ketat oleh puluhan aparat kepolisian.

ACEH – Pasca OTT ( Operasi Tangkap Tangan ) Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Oleh KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi ) pada selasa (3/7) Lalu, ratusan masyarakat Aceh yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) menggelar aksi menuntut KPK untuk segera membebaskan Gubernur Aceh non-aktif Irwandi Yusuf yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA), di depan Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin 9 Juli 2018.

Pengunjuk rasa yang datang dari berbagai kabupaten/kota di Aceh menyesalkan penangkapan Irwandi Yusuf yang terkesan memaksakan diri. Pasalnya menurut mereka, tuduhan OTT yang disampaikan KPK sangat tidak beralasan karena saat ditangkap Irwandi tengah berada di pendopo dan tidak sepeserpun bukti bersamanya.

Juru Bicara KMAB, Fahmi , mengatakan penangkapan Irwandi Yusut dapat merusak perdamaian Aceh yang memilki sejarah konflik panjang, dalam Perjuangan untuk mendamaikan Aceh membutuhkan usaha yang besar.

Aksi damai tersebut dikawal ketat oleh puluhan aparat kepolisian.

“Kami masih butuh perdamaian. Kami sangat rindu perdamaian. Maka pada pihak Polda yang telah membawa pimpinan kami dengan baracuda kami mengucapkan terima kasih,” ucapnya .
Jika permintaan mereka tidak diindahkan, para pengunjuk rasa mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar di Aceh dan di Jakarta, para pengunjuk rasa juga menilai penangkapan Irwandi Yusuf adalah permainan elit politik nasional dan lokal.

“Apabila Irwandi tidak dilepaskan maka hanya satu opsi yang kami berikan insya Allah kami akan kembali menurunkan massa. Tidak menutup kemungkinan kami melakukan sesuai keinginan hati kami,” ujar Fahmi. (Sahrul)