Penyuluhan Sadar Hukum Di Desa Bojong Murni Disambut Antusias Warga

Penyuluhan Sadar Hukum Di Desa Bojong Murni Disambut Antusias Warga

23
BERBAGI

KABUPATEN BOGOR – Desa Bojong Murni Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor melakukan penyuluhan Sadar Hukum Perhutanan guna mewujudkan kesadaran hukum masyarakat yang lebih baik, sehingga setiap anggota masyarakat dan Aparat Desa menyadari dan menghayati hak dan kewajibannya, serta mewujudkan budaya hukum dalam sikap dan perilaku yang sadar, patuh dan taat terhadap hukum demi tegaknya supremasi hukum, Jum’at (05/01) bertempat di Aula desa Bojong Murni.

Dalam penyuluhan Sadar Hukum tersebut dihadiri oleh Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Ketua RT/RW serta Warga desa Bojong Murni, tak lupa pula pihak desa mendatangkan penyuluh dari pihak kehutanan Ciawi. Masyarakat kita semakin kritis, jeli dan memiliki kepekaan yang tinggi tentang masalah-masalah hukum, namun patut juga disadari bahwa sikap kritis tersebut, terkadang tidak didukung dengan pengetahuan dan pemahaman yang utuh tentang hal-hal yang berkaitan dengan hukum secara teoritis maupun dalam aplikasinyanya sehari-hari.

Oleh sebab itu pembentukan dan pembinaan Desa Sadar hukum dapat menjadi salah satu solusi yang mampu memecahakan persoalan-persoalan hukum yang dihadapi masyarakat di tanah air, terutama mereka yang berada pada kategori masyarakat yang kurang memahami hukum dan sering kali terabaikan.

Dalam sambutannya Hendar Iman Nurjad S.pd selaku Kepala Desa menuturkan, ” Pada kesempatan ini selain kita akan melakukan penyuluhan tentang sadar hukum kita juga akan melakukan Sertijab atas Sekdes, saya ucapkan terimakasih kepada pihak Perhutani Ciawi yang telah hadir untuk memberikan penyuluhan kepada Warga desa Bojong Murni “.

Sementara itu Darto Sekdes Bojong Murni saat Sertijab mengucapkan beribu maaf apabila selama 15 tahun mengabdi di desa Bojong Murni ada perbuatan atau perkataan yang tidak berkenan terhadap Warga ataupun Staf desa yang lain.

Edi Subandi Kepala Resort Perhutani Tapos memaparkan kepada Warga, ” Masyarakat kita belum sepenuhnya sadar akan fungsi dari hutan sendiri, masih banyak yang menggarap tanah perhutani dimana tidak memperhatikan dampak yang akan dialami akibat dari penebangan pohon secara liar, sehingga akhirnya dapat menyebabkan terjadinya tanah longsor, maka untuk itu marilah kita sama – sama jaga kelestarian hutan kita agar hutan kita bisa mendatangkan kesejahteraan bukan malah mendatangkan bencana “. (Wie)