Warga Transmigrasi mengakui : Seperti Binatang yang tak punyai Induk

Warga Transmigrasi mengakui : Seperti Binatang yang tak punyai Induk

44
BERBAGI

Barak News.Com Kab Bima – Transmigrasi itu mempunyai tujuan tertentu bagi masyarakat yang miskin untu meningkatkan masa depannya,namun malah sebaliknya yang di alami oleh warga trasmigrasi UPT SP 6 Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora Kab Bima NTB.sekitar 500 KK jiwa warga yang telah menempati lahan tersebut darit tahun 2012 ,alah di telantarkan oleh Pemerintah setempat,berbagai bantuan yang di berikan Pemerintah tak layak di gunakan.

ntb
Kunjungan tim media kami tanggal 07 Maret 2016 menemui warga trasmigrasi di desa labuan dan menemui warga bernama Amrin nomor rumah 269 mengungkapkan,”Saya warga Transmigrasi asal dari Desa Pekat Kecamatan Pekat.Kab.Dompu.sangat mengharapkan pada Pemerintah Transmigrasi agar kami warga dapat membina,mendidik,memberikan jaminan sehingga hidup kami yang tidak layak menjadi layak,kami yang miskin menjadi kaya,dari keterpuruk menjadi bermandiri,namun apa yang kami dapat menjadi warga trasmigrasi UPT SP 6 “ungkapnya

Selanjutnya Amrin menuturkan,selama ini kami tidak pernah di perhatikan oleh Pemerintah,adapun kebutuhan sembako yang selama ini di berikan seperti beras,ikan,minyak dan lain-lain tidak layak di konsumsi,jangan kami manusia binatangpun tidak mau makan yang di berikan Pemerintah,begitu juga dengan kebutuhan lainnya seperti minyak tanah,namun minyak tanah tersebut tak bisa di gunakan malah merusak kompor yang kami punyai”tuturnya

Bukan kebutuhan sembako saja,beberapa bantuan yang di berikan Pemerintah tidak bisa menghasilkan seperti bibit tanaman yang tidak bermanfaat untuk di tanam,kami juga di janjikan anggaran pagar lahan pekarangan namun tidak realisasi sampai skarang dan Lahan Usaha Tani I belum kami mengetahui belum di seratkan oleh Transmigrasi dari awal jadi warga sampai sekarang.”Apalagi yang Lahan Usaha II,Nak itukah yang di namakan mengentaskan kemiskinan salah satu program Pemerintah,sementara yang terjadi pada kami bukan mengentaskan tapi menindiskan kemiskinan warga dengan keadaan itu rekan rekan warga tidak menahan keadaan itu menyelamatkan diri dari kesengsaraan/kelaparan di UPT itu akhirnya mereka mencari nafkah di desa desa tetangga sehingga rumah itu kosong dan di saat kosong Pemerintah Transmigrasi UPT segel rumah rumah tersebut.”Ungkapnya.
Sementara Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora Kab Bima, Kaharudin Usman di kantor desa,membenarkan keadaan Warga UPT itu yang sampai sekarang belum mendapatkan LU ( lahan usaha ) I dan LU II nya karena :  1.lahan yang ada di wilayah Transmigrasi banyak yang di miliki oleh masyarakat desa..2.Wilayah Transmigrasi UPT itu lokasi Lahan nya itu berada di so doro lede sementara masyarakat desa yang memiliki di so itu pada awalnya Pemerintah menjanjikan akan memberikan fasilitas pada masyarakat tapi perjanjian itu tidak di realisaikan oleh pemerintah.3.Sebenarnya UPT SP 6 itu telah di Blok dan di patok oleh petugas tapi Warga tidak mau menerima karena kemiringan,dan berbatu”bebernya

ntb2
Selanjutnya di mengatakan,di UPT SP 6 ini telah di datangi oleh Transmigrasi Propinsi NTB di saat itu saya sendiri mengusulkan ,bagaimana caranya agar dapat di selesaikan HAK nya warga yaitu lahan usaha Tani supaya warga bisa menggarab lahannya. Namun sampai sekarang belum respon pemerintah ,harapan kami kepada Pemerintah Transmigrasi baik yang di Pusat,KaKanwil maupun di daerahnya dan tidak lupa pada Pimpinan kami yang terhormat Bupati Bima yang Baru terpilih di mohonkan agar bisa menyelesaikan permasalahan di UPT SP 6 Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora Kab Bima NTB”harapnya.(Abd.Rahim).