Lapas Banjar Sukseskan Panen Raya Serentak Upt Pemasyarakatan, Wujud Keberhasilan Program Pembinaan Kemandirian Dan Ketahanan Pangan Lapas Banjar

Berita Lapas12 Dilihat

Banjar – Lembaga Pemasyarakatan Banjar terus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan produktif di bidang pertanian.Hal tersebut diwujudkan dengan keikutsertaan Lapas Banjar dalam kegiatan Panen Raya Serentak seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se Indonesia yang dilaksanakan secara virtual bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Kamis (15/01).

Kegiatan panen raya ini berlangsung di Area Kegiatan Kerja Lapas Banjar yakni di area Pertaninan dan Perikanan Lapas Banjar. Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo yang diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasibinadik dan Giatja) Rilo Restu Prambudi beserta jajaran dan hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjar, mengikuti kegiatan secara daring serentak dengan seluruh UPT Pemasyarakatan di Indonesia yang terpusat di Lapas Kelas I Cirebon.

Pelaksanaan panen raya ini merupakan bagian dari implementasi pembinaan warga binaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan, juga 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 yakni Kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle). Melalui program ini, warga binaan diberikan pembekalan keterampilan pertanian sebagai bekal hidup mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat.

Dalam kegiatan panen raya hadir langsung Pejabat Struktural Lapas Banjar beserta jajaran, Pabung Kodim 0613/Ciamis, Kabag SDM Polres Kota Banjar, perwakilan Kejaksaan Negeri Banjar, serta Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (Distan) Kota Banjar. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses pembinaan dan pemberdayaan warga binaan khususnya dalam program ketahanan pangan.

Selain sebagai sarana pembinaan keterampilan kerja, panen raya ini juga memiliki nilai sosial. Sebagian hasil panen disumbangkan kepada masyarakat yang terdampak musibah bencana alam di berbagai daerah di Indonesia, sehingga warga binaan turut dilibatkan dalam kegiatan yang menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.

Melalui kegiatan panen raya ini, Lapas Banjar menegaskan komitmennya untuk terus menyelenggarakan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan, guna mendukung proses reintegrasi sosial dan mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan yang humanis dan produktif. No ratings yet.

Nilai Kualitas Konten