oleh

Mantan Ketua PWI Simeulue Kecam Intimidasi Wartawan

(Rahmad,SH saat dikonfirmasi dikediamannya, sembari menyantap makanan tradisional Simeulue Batouk (Sagu-red),/ foto: Istimewa)

Berita Aceh Simeulue – Mantan Ketua PWI Simeulue, Rahmad, SH yang saat ini menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Simeulue, mengecam keras tindakan intimidasi oleh  oknum pejabat Dinas PUPR Simeulue kepada wartawan Times Indonesia, Kadri Amin.

Menurutnya, tindakan premanisme itu sudah tidak jamannya. Negara Demokrasi sangat menghargai peran dan memerlukan pers sebagai mitra, terangnya sembari menyantap makanan tradisional Simeulue Batouk (Sagu-red), Selasa (16/06/2020).

(Rahmad,SH saat dikonfirmasi dikediamannya, sembari menyantap makanan tradisional Simeulue Batouk (Sagu-red),/ foto: Istimewa)

Tidak kecuali itu di Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pesan pentingnya peran Pers sering digaungkan oleh Presiden RI dan Petinggi Pemerintahan lainnya di Pusat termasuk oleh Kapolri.

Sedangkan untuk Aceh, teranyar pernyataan tentang pentingnya kerjasama antara pelaksana kebijakan dengan pers dalam memajukan daerah juga soal menjaga stabilitas keamanan sebagai mana diberitakan sejumlah media disampaikan oleh Kapolda Aceh, Irjen Polisi Wahyu Widada.

Rahmad,SH menilai intimidasi oleh Kabid Bina Marga terhadap wartawan Times Indonesia di lapangan jika benar itu adalah sebuah arogansi dan kesewenang-wenangan.

Mestinya sebagai ASN dalam menjalankan tugas lapangan memberikan akses yang luas kepada wartawan dalam memperoleh informasi menyangkut dengan kegiatan PUPR Simeulue.

Untuk dimaklumi semua Wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik dilindungi dan juga dilandasi oleh Undang Udang Pers, tutupnya.[Monanda Phermana]

Komentar

News Feed