oleh

Tanggapan Polda NTB Terkait Penanganan Kasus Korupsi PKBM Karoko Mas Oleh Polres Bima Kota

Berita NTB–Rabu, 22 September 2021, Sejumlah Masa Aksi dari Lembaga Studi Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia (LeSham NTB) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Mapolda NTB, sejumlah masa aksi menuntut lambatnya Proses hukum yang ditangani oleh Mapolres Bima Kota, kasus Korupsi dana PKBM yang melibatkan nama Oknum Anggota DPRD Kab.Bima dari Fraksi Partai GERINDRA Boymin,SE, yang diduga merugikan anggaran Negara 1,80 milyar yang dilaporkan pada tahun 2019 lalu oleh lebih dari satu pelapor menjadi atensi publik.

Kehadiran LeSham NTB dihalaman Kantor Mapolda NTB, dengan sejumlah tuntutan diantaranya “meminta dan mendesak Polda NTB untuk segera mengintervensi kerja Polres Bima Kota agar segera menetapkan tersangka pelaku tindak pidana Korupsi dana PKBM Karoko Mas yang diduga merugikan anggara negara 1,80 milyar yang bersumber dari APBN, Meminta Polda NTB untuk segera memanggil dan mengadili Penyidik Tipidkor Polres Bima Kota karna dinilai lambat dan diindikasikan bermain-main dalam menangani Kasus Korupsi dana PKBM Karoko Mas tersebut, Jika kasus ini tidak segera dituntaskan maka kami minta Kapolda-NTB dan Polres Bima Kota dicopot karna gagal menangani kasus Pidana Korupsi.

Masa Aksi Lesham kesal terhadap penanganan Kasus dugaan Korupsi dana PKBM Karoko Mas oleh Polres Bima Kota, LeSham NTB menilai penyidik Tipidkor Polres Bima Kota lambat dan bermain-main, sebab sejumlah informasi dari tahapan demi tahapan proses sudah dilalui bahkan penyidik telah berhasil memeriksa sejumlah saksi yang lebih dari target undang-undang yaitu 208 orang saksi dari sejumlah lembaga terkait, ditemukan adanya data Fiktif dan SPJ Rekayasa bahkan yang bersangkutan Boymin,SE selaku pengelolah dan Istri sebagai bendahara PKBM sudah berhasil diperiksa, kedudukan kasus ini sudah dinaikan ketahap Sidik namun belum juga ditetapkan sebagai tersangka. Ungkap Ade Imam Zikrullah,SH.

Menanggapi tuntutan Lesham NTB Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda NTB AKBP. Darsono Setyo Adjie “Kita apresiasi terhadap adek-adek dari Lesham NTB untuk mengawal kasus Korupsi ini. Kalo kami dari Pihak Ditreskrimsus Polda NTB akan memberikan atensi penuh terhadap penanganan Kasus tindak pidana korupsi dana PKBM yang dilaksanakan oleh Tipikor Polres Bima Kota, kami akan berkoordinasi dan menegur Polres Bima Kota. Ungkapnya

Sebagai informasi dugaan kasus penyelewengan dana PKBM Karoko Mas dan Yayasan Al-Madinah dilaporkan lebih dari satu pelapor ke Polres Bima Kota pada Oktober 2019. Anggota dewan tersebut diduga telah melakukan penyimpangan dana senilai Rp.1,80 milyar pada tahun anggaran 2018 dan 2019 dengan berbagai program kegiatan dari bantuan APBN.(Tim)

News Feed