oleh

Diduga Korluh UPT Pertania terima Japren Program JUT

Baraknews Kab. Pandeglang – Program Jalan Usaha Tani (JUT) di Kecamatan Keroncong, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten yang anggaran dananya Rp 100.000.000 dari Kementan untuk para Kelompok Tani (Poktan). Diduga disalah gunakan dan dijadikan ajang babacakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggugjawab.

Padahal program JUT ini tujuannya dari Kementan adalah, untuk mendorong produktivitas Pertanian dan menyokong pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang terdampak pandemi.

Berdasarkan data yang dihimpun Baraknews dilapang. Sebanyak tiga kelompok tani di kecamatan keroncong yang mendapatkan program JUT tersebut diantaranya, Poktan Saluyu Berkah Desa Bangkonol, Tani Luhur 11 Desa Pasir Jaksa dan Sumber Tani Desa Paniis.

Dari ketiga Poktan hasil cek&rick dilapangan, Arsudin ktua Tani Luhur II Desa Pasir Jaksa saat dikonfirmasi Baraknews. Terkait diduga adanya pemberian uang kepada oknum Korluh UPT Pertanian Kerocong. Arsudi mengatakan bahwa dia belum memberikannya, karena pekerjaan belum selesai. Tapi Arsudin rencanaya akan memberikan uang kepada Korluh UPT Pertanian.

“Kalau perkerjaan Program JUT udah selesai, Saya rencananya akan memberikan uang kepada Korluh UPT Pertanian Keroncong. Karena Korluh Pertanian pernah bicara kepada saya sebelumnya,” ungkap Arsudin.

Sementara Korluh UPT Pertanian Keroncong, Jasta saat dikonfirmasi Baraknews dikantornya. Bahwa dirinya belum menerima uang dari kelompok yang mendapatkan Program JUT. Selain itu. Dia pun bilang yang terpenting pekerjaannya diselesaikan dulu oleh kelompok.

Dengan adanya Program JUT yang diduga disalah gunakan oleh okum-oknum yang tidak bertanggujawab, meminta aparat penegak hukum harus turun kelapangan dan memanggil oknum-oknum tersebut. KI2