oleh

Biddokkes Polda Banten Identifikasi Temuan Mayat di Pulo Panjang Kecamatan Pulo Ampel

Berita Polda Banten,Cilegon – Biddokkes Polda Banten melakukan identifikasi Terhadap mayat yang ditemukan Ajid (50) di pesisir pantai pulo panjang, identifikasi dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panggung Rawi Kota Cilegon pada Selasa (14/12).

Kegiatan identifikasi dilaksanakan oleh drg. Alfin Kaur Desaster Victim Ivestigation (DVI) Biddokes Polda Banten, Inafis Polres Cilegon dan Penyidik Ditpolair Polda Banten.

Saat dikonfirmasi Kabiddokkes KBP dr. Agung membenarkan kegiatan tersebut. “Berdasarkan permintaan Ditpolair, maka Biddokes mengirimkan tim identivikasi DVI ke RSUD Panggung Rawi untuk melakukan identivikasi terhadap mayat yang telah ditemukan oleh Ajid (50) di pesisir Pulo Panjang,” ujar dr. Agung Widodo.

dr. Agung Widodo mengatakan bahwa proses identifikasi mayat menggunakan metode identifikasi DVI. “Proses identivikasi mayat dilakukan dengan metode DVI sesuai dengan guideline interpol,” ujar dr Agung Widodo.

Selanjutnya dr. Agung Widodo menambahkan, “bahwa dari hasil pemeriksaan Post mortem dan Antemortem Tim DVI telah mengidentifikasi bahwa mayat tersebut berinisial AT yang beralamat di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah,” tambah dr Agung Widodo.

Saat ditemui di RSUD Panggung Rawi drg. Alfin mengatakan bahwa tim DVI telah menyerahkan AT kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang. “Untuk proses identifikasi terhadap AT telah selesai dan telah dibuatkan surat identifikasi, surat keterangan kematian dan surat berita acara penyerahan jenazah, serta petugas forensik RSUD telah melakukan pemulasaran jenazah dan jenazah sudah dibawah oleh keluarga korban ke Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah untuk dimakamkan, Ujar drg Alfin.

drg. Alfin mengucapkan,” kami turut berduka cita atas meninggalnya AT semoga amal ibadahnya ditrima Allah SWT dan keluarga diberi ketabahan,” tutup drg Alfin.

Dilokasi yang sama Sugeng orang tua AT mengucapkan trimakasih kepada tim identifikasi.” kami mengucapkan trimakasih kepada bapak polisi dan para dokter yang telah membantu ini semua sehingga anak kami teridentifikasi dan dapat dibawa pulang. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan pak polisi dan dokter,” ucap Sugeng.

News Feed