oleh

Konferensi Pers Akhir Tahun, Kapolres: kasus kriminal di tahun 2021

Berita Polres Metro Tangerang — Jelang pergantian tahun 2021-2022, Polres Metro Tangerang Kota menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun. Bertempat di Aula Mapolres, Jum’at (31/12/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Deonijiu De Fatima didampingi Waka Polres AKBP Bambang SY dan Kasubaghumas Kompol Abdul Rachim. Dengan memaparkan seluruh penanganan kasus selama tahun 2021.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima, kepada awak media menjelaskan, bahwa Polres Metro Tangerang Kota telah melaksanakan tugas terkait kasus-kasus yang menonjol ditahun 2020 hingga akhir tahun 2021.

 

Di tahun 2020 total kasus kriminal adalah 274 semuanya selesai tertangani dan di tahun 2021 kasus total kriminalnya 248 dan tertangani 240, sehingga terjadi penurunan kasus krim meski ada kendala tetap diupayakan penyelesaian kasus yang terjadi. “Untuk persentasi ditahun 2021 menurun dan penyelesaiannya lebih cepat dibanding 2020,” ungkapnya.

Untuk kasus menonjol kata Kapolres, diantaranya kasus pembunuhan, penganiayaan berat, pencurian dan pemberatan, curas, penodongan, perampasan dan perampokan, kebakaran, perjudian serta pemerasan dan ancaman, pemerkosaan dan kenakalan remaja.

Jelang tahun baru 2022 ini dari kepolisian Metro Tangerang kota sudah melakukan persiapan sejak seminggu yang lalu, Apel Gelar Pasukan bersama TNI, Elemen Masyarakat dan Pemkot menyiapkan pos-pos pantau di titik-titik yang sudah ditentukan.

“Untuk tempat-tempat ibadah dan hiburan, fasilitas umum yang akan dikunjungi masyarakat harapan saya masyarakat tetap tidak banyak aktifitas keluar, karena kita masih dalam pandemi Covid-19 serta kemungkinan masuknya virus baru seperti omicron yang sudah ada di Indonesia agar tidak menyebar,” harapnya.

Sebaiknya, himbaunya, masyarakat agar tetap di rumah menyambut tahun baru di rumah saja. Pihaknya akan tetap melakukan pengawasan agar tidak ada aktifitas yang berlebihan di malam hari.

“Jika ada kerumunan kita akan himbau agar bubar, kita batasi sampai jam 10 maksimal. Untuk Pam Tahun baru kita terjunkan 1.500 untuk melakukan pengamanan bersama TNI dan Mitra-mitra yang ada,” pungkasnya.

News Feed