oleh

Sejumlah Awak Media Mengecam Aksi Penyebaran Video Pornografi yang Diduga Dari Ketua KATAR Kabupaten Tangerang

Berita KABUPATEN TANGERANG – Ketua LSM Kompak (Komunitas Masyarakat Pemberantas Korupsi), H.Retno Juarno yang juga selaku Sekjen MOI (Media Online Indonesia DPC Kabupaten Tangerang, angkat bicara soal beredarnya Video berbau pornografi (red. Cewek dengan seekor binatang) berada dan rame di salah group WhatsApp, yang diduga dengan terang – terangan di sebarkan oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang, berinisial MH

Menurut H.Retno Juarno, pihaknya masih melakukan analisis bersama teman – teman Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tangerang dan teman – teman media, apa maksud dan tujuannya,” ujarnya

“Iya kan kita masih selidiki hal itu. Kita masih mencari tau, maksud dan tujuannya, ini kan group WhatsApp yang banyak nomer – nomer para pejabat, birokrasi pemerintahan daerah, bahkan terdapat juga nomer Kapolresta Tangerang,” terangnya

Oleh karena itu H.Retno Juarno meminta kepada masyarakat atau pun anggota Group WhatsApp agar tidak secara sengaja menyebarkan foto/video (dokumen) asusila (tanpa busana, dll) yang melanggar aturan dan norma yang berlaku. Karena penyebar konten asusila di media bisa kena hukuman,” ujarnya

Pasal : 27 ayat 1 UU Nomor : 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik menyebutkan, setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan dapat dikenai hukuman,” ungkap Retno Juarno

Apa hukumannya ? Pasal 45 UU ITE menyatakan, setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak (Satu Miiliar Rupiah).Rp.1.000.000.000,00

Dan siapa pun yang terkait dengan segala hal yang berhubungan dengan memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjual belikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi seperti tercantum dalam Pasal 4 ayat (1) UU Nomor : 44/2008 Tentang Pornografi diancama hukuman pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp.250 juta dan paling banyak Rp. 6 miliar (diatur dalam Pasal 29,” tegasnya

Menurut H.Retno Juarno tindakan yang diduga dilakukan MH yang juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang tersebut akan merusak citra, dan kalau ini dibiarkan akan mempengaruhi image yang dibangun saat ini tentang Organisasi “Plat Merah”

Selain itu, H.Retno Juarno juga meminta segera menggelar rapat membahas soal tindakan yang dilakukan oleh MH jika ini tidak dilakukan dipastikan simpatisan, pendukung , serta penguasaan Karang Taruna Kabupaten Tangerang, menjadi tidak akan simpati lagi.

Kepada MH diminta mengambil langkah – langkah strategis untuk menyelamatkan Karang Taruna Kabupaten Tangerang yang saat ini dalam kondisi terpuruk.

Mereka juga berharap agar para pengurus Karang Taruna Kabupaten Tangerang segera menarik dukungan politiknya terhadap kepemimpinan MH selaku Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang untuk menyerahkan pernyataan sikapnya.

Secara organisasi pihaknya akan menggelar rapat membahas persoalan tersebut, akan tetapi harus mengedepankan azas praduga tak bersalah.

“Kami juga meminta pakar telematika dan teman media yang tergabung di grup tersebut untuk mengkaji video mesum tersebut, serta maksud dan tujuan aktor dibalik penyebaran video porno,” katanya.

Untuk mengetahui betul tidak apa yang dipersangkakan diramaikan di medsos ini. Kedua kita ingin mengetahui siapa sih orang di video itu. Nah itu yang kita tunggu makanya teman-teman harus sabar,” jelas Retno Juarno mengakhiri.

(Red)

News Feed