oleh

Mengintip Wajah SMAN 3 Kilo Dengan Navigasi Baru

Berita Kab.Dompu— Ada yang baru bagi masyarakat Desa kiwu dengan kehadiran Kepala Sekolah yang baru menjabat  tujuh bulan di Sman 3 Kilo Abdul Rafid, M.Pd, mampu mensulap secara instan wajah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN ) 3 Kilo, meskipun baru seumur jagung keberadaan SMAN 3 Kilo, patut di acungi jempol karena dapat menyerap semua sarjana yang memiliki sertifikat akademik keguruan. Tentu ini adalah menjadi suatu kebanggaan bagi orang tua yang telah menyekolahkan anaknya menjadi seorang guru, dengan titih peluh keringat menghabiskan biaya yang banyak demi kepentingan masa depan seorang anak yang lebih baik.

Dengan harapan kelak anaknya menjadi ASN ( Aparatur Sipil Negara ). Biasa kalau penilaian dari berbagai unsur tokoh masayarakat, ada yang menyatakan nilai A, ada yang B pro- kontra dalam menyikapi masalah ditengah masyarakat minoritas, hal itu wajar terjadi, tetap ada kata salah satu perwakilan darimasyarakat desa Kiwu yang akrab disapa bang. Joko ini (9/4/2021).

Apa konsep bapak selanjutnya untuk kemajuan SMA 3 Kilo setelah ini.? Saya tidak ingin terlalu jauh berangan-angan pk. Untuk perubahan disekolah ini saja, saya bersyukur karena prubahan itu tidak bisa dilakukan oleh saya sendiri tanpa bantuan dan kerja sama bp/ ib dewan guru beserta kordinator Tata Usaha, yang sudah turut membantu secara proaktif dalam setiap kegiatan meskipun saya sebagai Nahkodanya.

Karena perubahan itu tidak serta merta secara instan begitu saja, harus melibatkan semua stakeholder disekolah, dimulai dari TUnya, guru dan bendahara, lagi-lagi ini didukung oleh penambahan dua pugawa baru, yaitu bendahara Bos yang sudah berpengalaman puluhan tahun menjadi bendahara Bos di SMAN 1 Kilo, Hamdan Anwar, S.SOS beliau ini sebentar lagi akan menjadi Kasubag Tata Usaha di Sman 3 Kilo, dan Abdul Haidar Azis, S. Kom sebagai tenaga teknis Operator sekolah memang sebelumnya sudah ada. Abdul Kadir.

Mengigat pentingnya kebutuhan sekolah ini bukan sekola kecil. Kemudian terkait dengan program selanjutnya, masih banyak yang harus kami kerjakan bersama bp/ ib dewan guru, pertama Mushola, tangga permanen, pojok espresi, taman depan kelas kegiatan ekstrakurikuler dll. Sesuai dengan branding sekolah pembentukan” Karakter siswa yang berakhlakul karima, dan penghijauan lingkungan sekolah” kegiatan-kegiatan lainnya, yang sudah kami kerjakan ini.


Pagar kayu jati menelan biaya Rp. 17.000.000 ( Tujuh Belas Juta Rupiah ) dengan volume kerja sepanjang 150 m, kemudian, gapura gerbang masuk Rp. 3000.000 ( Tiga Juta Rupiah), taman halaman depan, Rp. 3.000.000, lapangan Voli, Rp. 15.000.000( Lim Belas Juta Rupiah). Sekaligus dengan lapangan bola basket. Lapangan lompat jauh semula diperkirakan hanya Rp. 1.500.000, membengkak menjadi Rp. 3.000.000, ini semua uang, dari mana kita dapat suntikan penambahan dana, selain dari Dana bos, yang hanya sebesar Rp. 40.000.000 juta sekian, sedikit tapi memang harus diakui disini peran bendahara bos sangat penting dan menentukan keberhasilan dalam setiap kegiatan, untuk mensiasati anggaran sebagai penguasa penggunaan anggaran, belum lagi tunggakan pajak oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekolah yang lama yaitu H. Nuramin Rp. 3.000.000 (Tiga juta Rupiah) kemudian ATK sekolah, semua yang kita kerjakan ini sarana prasarana sebagai penunjang untuk kegiatan sekolah agar siswa siswi betah berada dalam sekolah Mahatma Gandi mengatakan”sumber daya alam cukup untuk kebutuhan setiap orang tapi tidak cukup untuk keserakahan setiap orang “maksudnya, dana. Bos yang kecil mari kita gunakan sesuai keadaan kita kerjakan mulai yang terkecil. Ia menambahkan bekerja di instansi pemerintahan ini, lanjut Abdul Rafid, bukan menerima pelayanan tapi kita yang memberi pelayanan kepada peserta didik dan publik. Oleh karena itu kerja sama, dan memberikan pelayanan yang prima bagi setiap orang harus dilakukan tanpa mengerutu.
Masih ada akses jalan depan Sekolah yang perlu kita pikirkan bersama dalam hal ini kami sudah menyampaikan obsekrasi ( permohonan) kepada pemerintahan Desa Kiwu. Dedi Yanto sudah mengiakan kemarin,
disisi lain sekolah ini berdiri diatas lahan seluas 1 hektar

Sejak tahun 2017 ,gedung ini 15 lokal dilekapi fasiliats sanitasi 5 buah wc 2 wc untuk siswa dan ruang Kepala Sekolah ruangan Wakasek dan ruangan aula wc masing-masing. Dengan jumlah tenaga pendidik, 44 orang,25 orang yang sudah masuk keinsentif provinsi sisanya dibebankan ke dana bos untuk insentif mereka yang belum terkafer ke gaji provinsi dan TU, 11 orang,berkumpul dalam satu atap, dengan karakter yang berbeda, pikiran yang berbeda tentu butuh tenaga, butuh kerja sama, dewan guru,sarana prasarana sudah dipenuhi, Kegiatan Belajar Mengajar pun sudah mulai lancar, meskipun masih ada lah beberapa guru yang masih “Mbalu Ale, Mbalu Ela” tapi insa allah kami percaya bahwa kita yang sudah mengambil jurusan menjadi guru, memiliki panggilan jiwa dalam melaksanakan tugas,”ungkapnya.

Apakah bp. Masuk menjadi kepala sekolah disini ada lobi-lobi ataupun pendekatan secara intensif.? Saya dulu pernah diminta oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sejumlah uang untuk menjadi kepala sekolah, saya jawab biar, lebih baik saya tidak usah jadi kepala sekolah kalau saya harus setor uang lagi, saya sudah digaji oleh negara, saya jawab saja saya tidak punya uang justru saya ini butuh uang untuk sekolah anak- anak saya kata suami dari ib. Ani Kepala Sekolah SDN no 1 Kilo. Kec. Kab. Dompu. 

Tidak ada, saya dulu sudah menjadi Kepala Sekolah ko di SMAN 1 Pajo sebelum disini saya menjabat Kepala Sekolah di Sman 1 Pajo, selama hampir 3 tahun, Desa Pajo kecamatan HU,U Kab. Dompu tentu ini menjadi tolok ukur, kredibilitas, saya sudah teruji, saya lulus tes cakep calon kepala Sekolah itu nilai tinggi urutan ke 5 dari rekan-rekan yang dari lombok,mataram,

hal ini menjadi dasar saya untuk merangkul adik-adik ataupun anak saya yang menjadi guru di Sman 3 Kilo, karena saya punya dua pendekatan pertama pendekatan interpersonal dan kedua pendekatan eksterpersonal. Makanya saya kenapa tidak mau ambil orang diluar desa Kiwu untuk menjadi bendahara Bos karena satu-satunya orang yang punya integritas dan dependabilitas tinggi hanya pk. Hamdan beliau ini orang cekatan, setiap pekerjaan itu tidak boleh ditunda-tunda beliua ini dapat merangkul teman-teman guru di SMA 3 Kilo,”jelasnya. ( Amrin).

News Feed