Bupati Ciamis Tekankan Peran Desa dan Pertanian Lokal serta Dukung Program Pemerintah Pusat

Berita Daerah34 Dilihat

Ciamis*– Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat peran pemerintahan desa dalam mendukung pelaksanaan program strategis pemerintah pusat sekaligus mendorong penguatan sektor pertanian lokal sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat memberikan arahan dalam kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Kabupaten Ciamis Tahun 2026 yang digelar di Aula Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Kamis (22/01/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Banjaranyar.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menyukseskan berbagai program prioritas nasional. Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta program cek kesehatan gratis.

Menurutnya, program-program tersebut merupakan bagian dari Asta Cita Presiden yang harus dilaksanakan secara bersama-sama dengan penuh tanggung jawab.

“Kita wajib menyukseskan program pemerintah. Program-program ini harus berjalan dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh pemerintah desa untuk fokus membangun desa melalui penguatan sektor pertanian. Ia menilai, pengembangan sektor industri di Kabupaten Ciamis masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama terkait minimnya akses penunjang yang menjadi pertimbangan bagi para investor.

“Kita tidak memiliki akses penunjang yang memadai, sehingga investor masih enggan masuk ke Ciamis. Karena itu, sektor pertanian harus kita jadikan kekuatan utama dalam pembangunan desa,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti keterkaitan erat antara program Makan Bergizi Gratis dengan potensi pertanian lokal. Program tersebut dinilai dapat menjadi peluang besar bagi petani desa untuk meningkatkan produksi dan pemasaran hasil pertanian.

Namun saat ini, baru sekitar 60 persen kebutuhan MBG yang dapat dipenuhi dari hasil pertanian Kabupaten Ciamis, sementara 40 persen lainnya masih dipasok dari luar daerah.

“Kondisi ini harus menjadi motivasi bagi desa-desa untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Jika kebutuhan MBG dapat dipenuhi dari hasil pertanian lokal, maka manfaat ekonomi akan kembali kepada masyarakat Ciamis,” tambahnya.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap pemerintahan desa semakin profesional, solid, dan mampu berkontribusi aktif dalam mendukung program pemerintah pusat.

*PROKOPIM CIAMIS* No ratings yet.

Nilai Kualitas Konten