HPN 2026: Sinergi Hangat Pemkot Banjar dan Pers di Tengah Gebrakan Investasi Rp 4,2 Triliun.

Berita Daerah31 Dilihat

​BANJAR, Suasana akrab menyelimuti salah satu kafe di pusat Kota Banjar pada Rabu (11/02/2026). Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Banjar menggelar silaturahmi sederhana namun sarat makna bersama insan pers dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026.

​Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, didampingi Wakil Wali Kota Banjar, Drs. H. Supriana. Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi simbol kuatnya kemitraan antara pemerintah dan media dalam membangun kota.

​Pesan Sinergi dan Kesejahteraan
​Dalam sambutannya, Wali Kota Sudarsono menyampaikan apresiasi mendalam bagi dedikasi para wartawan yang bertugas di wilayah Kota Banjar. Ia berharap, di usia pers yang semakin matang, para awak media dapat semakin maju, sejahtera, dan terus berjalan beriringan dengan pemerintah.

​”Pers harus terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Banjar. Kami berharap pers menjadi solusi di tengah tantangan zaman, memberikan informasi yang akurat, berimbang, dan mampu mengedukasi masyarakat,” ucapnya

Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono memotong Kue ULTA HPN 2026 Tingkat Kota Banjar Jawa barat

​Apresiasi tersebut disambut baik oleh perwakilan wartawan sekaligus Panitia HPN tingkat Kota Banjar, Teja Nugraha menyebut perhatian dari jajaran eksekutif sebagai kado istimewa.
“Terima kasih atas perhatian Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Meski dirayakan secara sederhana di kafe, momen ini punya makna mendalam bagi kami sebagai bentuk pengakuan atas profesi wartawan,” ungkapnya.

​Gebrakan Investasi PLTS dan Ekonomi Hijau

​Di sela perayaan HPN tersebut, Wali Kota Sudarsono juga menitipkan pesan penting terkait perkembangan ekonomi daerah. Banjar saat ini tengah berada di ambang transformasi besar dengan masuknya investasi senilai Rp 4,2 triliun dari PT Indonesia Power.

​Investasi fantastis ini dialokasikan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Mega Watt di atas lahan seluas 130 hektare. Proyek strategis nasional ini diproyeksikan mulai dikonstruksi pada 2027 dan akan menjadi motor penggerak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​”Selama ini ada persepsi bahwa investasi masuk Banjar itu sulit. Persepsi itu harus kita hapuskan. Kami bahkan melakukan langkah drastis seperti menurunkan NJOP di area strategis terminal dari Rp 1,8 juta menjadi sekitar Rp 1 juta per meter persegi agar investor tertarik,” jelasnya

​Pers Sebagai Jembatan Informasi Investas

Wali Kota.Banjar, IR H Sudarsono , menyampaikan bahwa peran pers sangat krusial dalam mengawal masuknya investor, termasuk rencana pengembangan kawasan ekonomi baru dan kerja sama dengan merek global seperti KFC dan McDonald’s.

​”Dalam situasi ekonomi global yang menantang, pers harus menjadi jembatan informasi yang kredibel. Saya tidak anti kritik, silakan beri masukan dan dukungan agar Banjar benar-benar siap membuka pintu lebar bagi dunia usaha,” pungkasnya ( Acep Surya ) No ratings yet.

Nilai Kualitas Konten