Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan, Bupati Ciamis Gelar Rapat Koordinasi jelang Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup

Berita Daerah25 Dilihat

Kabupaten Ciamis — Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, memimpin Rapat Koordinasi di Aula Sekretariat Daerah pada Senin (26/01/2026) guna mempersiapkan kunjungan Menteri Lingkungan Hidup.

Rapat ini bertujuan menindaklanjuti temuan tim pengecekan kebersihan pusat serta mengimplementasikan Surat Edaran Bupati mengenai imbauan menjaga kebersihan lingkungan yang melibatkan seluruh jajaran camat dan kepala desa.

Dalam arahannya, Bupati mengungkapkan bahwa kunjungan menteri ini merupakan respons atas prestasi Ciamis sebagai kota kecil terbersih se-Asia Tenggara. Meski wilayah kabupaten dinilai bersih, tim pemantau pusat memberikan catatan khusus terkait kurangnya perawatan di sepanjang jalan provinsi dan jalan nasional yang melintasi wilayah Ciamis.

Bupati menyoroti kekosongan perawatan jalan nasional sejak program “Andir” tidak lagi berjalan. Ia menegaskan bahwa meskipun jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat dan provinsi, pemerintah daerah serta masyarakat setempat harus tetap mengambil peran aktif dalam merawat kebersihan dan drainase demi kenyamanan bersama.

Beberapa temuan krusial yang perlu segera dibenahi antara lain bekas pembakaran sampah di pinggir jalan, kondisi 45 pasar yang masih dikelola secara tradisional, serta masalah kebersihan di pasar hewan. Selain itu, rumah-rumah kosong di sepanjang jalan protokol yang tidak terawat juga menjadi sasaran pembersihan guna menjaga estetika kota.

Menjelang kunjungan menteri pada Selasa (27/01/2026), Bupati meminta sinergi penuh dari camat dan kepala desa untuk mengondisikan wilayah masing-masing. Di sela rapat, beliau juga menyampaikan belasungkawa atas bencana longsor di Bandung Barat sebagai pengingat pentingnya menjaga kelestarian alam untuk mencegah bencana serupa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ciamis menambahkan bahwa langkah konkret harus dimulai dari sumbernya, yaitu melalui pengurangan dan pemilahan sampah. Masyarakat didorong untuk memanfaatkan Bank Sampah untuk sampah bernilai ekonomi, serta mengelola sampah organik menjadi komposter atau pakan ternak agar tidak menumpuk di tempat pembuangan.

Terakhir, pemerintah menekankan pentingnya budaya gotong royong dan penerapan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Peningkatan fasilitas seperti kontainer sampah serta pemasangan media edukasi di titik rawan pembuangan sampah sembarangan diharapkan dapat mempertahankan prestasi Ciamis sekaligus mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. 5/5 (1)

Nilai Kualitas Konten