WONGOHARJO– Semangat kebersamaan dan regenerasi kepemudaan terasa kuat dalam kegiatan Temu Karya Karang Taruna “Satria Bangkit” yang digelar di Gedung Serba Guna Desa Wongoharjo, Rabu (06/05/2026).
Kepala Desa Wonoharjo, Dede Suprapto, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran kegiatan tersebut. Menurutnya, jumlah kehadiran yang mencapai hampir dua pertiga dari total undangan menjadi indikator meningkatnya kesadaran generasi muda untuk terlibat aktif dalam organisasi kepemudaan di tingkat desa.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar sesuai harapan. Ini menjadi catatan positif karena untuk pertama kalinya pemilihan Karang Taruna dihadiri sekitar 64 orang dari 90 undangan,” ujar Dede.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pemuda Desa Wongoharjo untuk menentukan arah baru organisasi sekaligus memilih figur kepemimpinan yang dinilai mampu membawa Karang Taruna semakin aktif, solid, dan berdampak bagi masyarakat.
Dalam bursa pemilihan ketua, perhatian peserta tertuju pada pasangan kandidat yaitu **Saepul Abidin dan Fatir Hakim**. Keduanya maju dengan membawa visi memperkuat Karang Taruna sebagai ruang kreativitas generasi muda sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi produktif di lingkungan desa.

Suasana acara berlangsung penuh antusiasme. Para peserta yang terdiri dari anggota Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda dari berbagai wilayah di Desa Wongoharjo tampak serius mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Melalui paparan yang ditampilkan menggunakan layar proyektor, peserta mendapatkan penjelasan terkait mekanisme pemilihan, laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, hingga pemaparan visi dan misi dari masing-masing kandidat.
Temu Karya ini tidak hanya menjadi agenda pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga forum evaluasi dan konsolidasi organisasi untuk membangun kembali semangat kesetiakawanan sosial di kalangan pemuda.
Beberapa agenda utama yang dibahas dalam kegiatan tersebut di antaranya evaluasi program kerja pengurus periode sebelumnya, penyampaian gagasan dan program unggulan kandidat, serta musyawarah mufakat sebagai landasan utama pengambilan keputusan organisasi.
Saepul Abidin dan Fatir Hakim menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan Karang Taruna yang lebih inovatif, terbuka, dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi pemuda, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun kreativitas.
“Karang Taruna harus menjadi rumah bersama bagi pemuda untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan desa,” menjadi semangat yang diusung dalam pencalonan tersebut.
Warga dan peserta berharap, siapa pun yang nantinya terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik serta membawa Karang Taruna “Satria Bangkit” menjadi organisasi yang semakin maju, solid, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Dengan mengusung semangat **“Satria Bangkit”**, Temu Karya Karang Taruna Desa Wonoharjo diharapkan menjadi titik awal lahirnya gerakan pemuda yang progresif, mandiri, dan siap berkontribusi nyata untuk pembangunan desa.
( Upi )







