PANGANDARAN – Anggota DPRD dari partai Gerindra Dede Supratman menggelar kegiatan reses pada Jumat (13/02/2026) di Gedung KNPI Pangandaran. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat untuk membahas persoalan ekonomi, sosial, hingga layanan kesehatan yang tengah dihadapi warga.
Dalam sambutannya, Dede Supratman menyoroti pentingnya pemanfaatan program-program yang telah tersedia, seperti Koperasi Desa Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta layanan BPJS Kesehatan. Menurutnya, keberadaan koperasi desa harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, terutama di tengah situasi ekonomi yang dirasakan cukup berat oleh sebagian warga.
“Program sudah ada, tinggal bagaimana kita maksimalkan dan kelola bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta reses.
Sesi dialog berlangsung dinamis. Sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait sulitnya kondisi ekonomi dan terbatasnya peluang usaha. Menanggapi hal tersebut, muncul gagasan pembentukan kelompok tani ternak domba sebagai salah satu solusi konkret untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Konsep yang ditawarkan adalah sistem bergulir, di mana bantuan ternak dikelola secara berkelompok. Hasil pengembangannya kemudian digulirkan kepada anggota lain secara berkesinambungan, sehingga tercipta sistem yang saling menguntungkan dan berkelanjutan. Skema ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendorong kemandirian desa.
Selain persoalan usaha, warga juga menyoroti maraknya praktik “kosipa” atau koperasi simpan pinjam yang dinilai memberatkan masyarakat dengan bunga tinggi. Dede menyatakan perlunya edukasi dan penguatan koperasi resmi agar masyarakat tidak terjerat pinjaman yang merugikan.
Di bidang kesehatan, terungkap pula bahwa masih ada warga yang belum pernah memanfaatkan layanan Askes atau BPJS karena berbagai kendala administratif dan kurangnya informasi. Hal ini menjadi perhatian serius dalam upaya memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan secara optimal.
Melalui reses tersebut, Dede Supratman menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi warga agar ditindaklanjuti secara konkret. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat dapat menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa di tengah tantangan zaman.
( Upi)







