oleh

Polda Kaltim Membuat Gebrakan Baru Untuk Melakukan Pelayanan Kepada Masyarakat

Berita Polda Kaltim--Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si., bersama Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Drs. Hariyanto, S.H., M.Hum., melakukan simulasi Aplikasi Lembuswana.

Dalam simulasi itu Irjen Pol Herry Rudolf Nahak bersama Brigjen Pol Hariyanto didampingi oleh Kepala Tim Divisi Humas Polri Kombes Pol Hendra Rochmawan yang tengah menyambangi Polda Kaltim.

Aplikasi itu adalah Aplikasi yang sudah terintegrasi dengan sistem satelit, sehingga sumber api sekecil apa pun akan terbaca pada Handphone Android anggota Polri Jelas Aplikasi ini akan mempermudah pencegahan sebelum api membesar.

“Setelah personil mendapat informasi adanya titik api melalui handphone, mereka langsung menuju lokasi sesuai kordinat yang diterima, kemudian dilakukan pemotretan baik lewat aplikasi lancang kuning maupun potret lewat kamera GPS yang ada di ponsel anggota kami,” kata Irjen Herry Nahak di Polda Kaltim, Kalimantan Timur, Rabu (17/3/2021).

Setelah itu, anggota dilokasi akan melaporkan kejadian itu ke Posko Digital melalui Aplikasi Lembuswana, yang akan diterima Operator yang standby di ruang Command Center.

Selanjutnya, pihak Polda Kaltim juga akan pengaktifan layanan Polri 110. Polri 110 ini merupakan layanan call center untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara mudah, responsif, dan tidak diskriminatif.

“Jika nantinya masyarakat melihat suatu kejadian baik berupa informasi, kecelakaan, bencana, kerusuhan, penghinaan, ancaman, tindak kekerasan bisaengakses 110 dan akan langsung terhubung ke agen yang akan memberikan layanan ,” ungkapnya.

“Layanan Call Center 110 ini gratis 24 jam. Namun, Polri mengimbau agar layanan 110 ini tidak dibuat main-main karena jika nantinya terjadi seperti itu, pihak Polri tentu akan melacak masyarakat yang membuat laporan bohong,” tutupnya.

News Feed