oleh

Bupati Ciamis Ikuti Rapat Komite Penanganan Covid 19 dan PED Bersama Gubernur Jabar Secara Virtual

Berita Bupati Ciamis– Provinsi Jawa Barat telah berhasil dan duduki peringkat tertinggi dalam penindakan, pengawasan penegakan kedisiplinan dalam PPKM Mikro.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Mochammad Ridwan Kamil saat mengikuti Rapat Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Jawa Barat.

Rapat Komite tersebut dilaksanakan secara virtual bersama Bupati/Walikota se-Provinsi Jawa Barat.

Untuk Kabupaten Ciamis diikuti oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, yang didampingi oleh Sekda Ciamis H. Tatang, Satgas Covid-19 dan OPD terkait lainnya dari Ruang Vidcon Setda Kabupaten Ciamis. Rabu (14/04/2021).

Ia mengatakan, keberhasilan tersebut juga akibat adanya tindakan pengondisian, pemantauan kedisiplinan protokol kesehatan pada PPKM Mikro di setiap Kabupaten/Kota yang semakin ketat.

“Ini adalah bukti aktif dari semuanya, dari seluruh tim satgas Covid-19 di kabupaten/kota, khususnya satgas di tingkat Rt/Rw,” Imbuh Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut juga beliau berpesan dua hal penting kepada para kepala Daerah, pertama melakukan pengecekan, pengawasan di tingkat Rt/Rw yang masih berada di zona merah.

Kedua, untuk memprioritaskan para lansia dalam tahap vaksinasi berikutnya dengan memberikan mobilitas sampai ketempat vaksinasi.

“Masalah lansia ini adalah mobilitas, mudah-mudahan kepala daerah dapat membentuk relawan untuk membimbing lansia dari rumahnya ke tempat vaksinasi dengan dipasilitasi oleh pemerintah, ” Ucapnya.

Mengakhiri acara, Gubernur Ridwan Kamil beramanat tentang kekhawatiran adanya kebocoran mudik yang kemungkinan lolos, karena sangat beresiko terutama pada anggota keluarga yang sudah lansia.

” Kami tidak mau kecolongan dari hal tersebut, maksimalkan pendataan lansia-lansia dan prioritaskan lansia yang anaknya merantau “. Tegas Gubernur

Sementara itu Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmadja menyampaikan semenjak memasuki perpanjangan PPKM Mikro yang ke-4 sampai tahap ke-5 jumlah kasus positif di Jawa Barat mengalami sedikit penurunan.

“Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya kabupaten Kota di Jawa Barat yang berada di Zona Resiko tinggi semenjak 4 minggu terakhir, ” Ucap Sekda Jabar.

Ia berharap agar seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Barat bisa terus menekan kasus covid-19 sampai ke tingkat Rt / Rw.

” Semoga kita terus bisa menekan kasus-kasus ini, dan beberapa minggu kedepan juga diharapkan agar tes PCR nya bisa terus ditingkatkan “. Ujarnya

Setiawan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, para pimpinan dan seluruh satgas covid-19 yang terlibat dan terus menjaga keamanan dalam upaya memutus penyebaran covid-19.(Hms)