oleh

Curi start, Baliho Rizki Anak Bupati Pandeglang Terpasang Dijantungnya Kota

Baraknews Kab. Pandeglang-Mencuri jelas perbuatan yang haram. Termasuk mencuri Start Kampanye. Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak, rencananya akan diselenggarakan tahun 2024 mendatang. Namun, di Pandeglang, Provinsi Banten baliho bergambarkan Rizki Aulia Rahman Natakusumah bersama Bupati Irna ibundanya. Sudah terpasang di jalan perapatan Komplek/Perkantoran Cikupa Kecamatan Pandelang.

Berdasarkan pantauan Baraknews, baliho calon Bupati yang berukuran 2×6 meter kurang lebih sudah terpasang dijantungnya kota, wajah Rizki Aulia Rahman Natakusumah bersama Bupati Irna Ibundanya itu terlihat tersenyum dengan sederetan tulisan. For Pandeglang 2024, Irna Dihati – Rizki Dinanti.

Ketua Aktivis Ampera Kabupaten Pandeglang, Ozi saat dimintai komentarnya mengatakan, dia sangat menyangkan sekali dengan adanya Baliho seorang calon Bupati yang sudah terpasang dipinggir jalan. Padahal pesta demokrasi secara serentak masih jauh.

Lanjut Ozi lebih jelas mengatakan, calon Bupati Rizki semua masyarakat Pandeglang pasti tahu. Bahwa beliau itu adalah anaknya Bupati Pandeglang Irna yang sekarang masih menjabat, meskipun beliau anak Bupati semestinya jangan dulu memasang baliho, sebelum ada instruksi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Semestinya anak Bupati itu patuh keperaturan dan harus memberikan contoh kepada para calon-calon yang lain, bukan sebaliknya melawan aturan” terang Ozi.

Selain itu, Ozi pun mengajak semua komponen masyarakat Pandeglang untuk bersama-sama menyelamatkan Pandeglang dari Politik Dinasti yang saat ini sedang kita rasakan. “Mari semuanya rapatkan barisan dan selamatkan pandeglang, untuk pandeglang yang lebih baik,”ungkap ozi.

Dengan adanya kejadian ini, Ozi meminta kepada pihak Bawaslu Kabupaten Pandeglang dan Sat Pol-PP untuk secepatnya mencabut baliho calon bupati yang sudah terpasang. Bahkan harus memberikan teguran kepada para calon ataupun pada tim-tim suksesnya, agar mereka patuh kepada peraturan Pemilu.

“Kami minta kepada pihak terkait agar segera mengambil tindakan secepatnya, serta menertibkan baliho yang sudat terpasan saat ini.
Apabila baliho masih tetap terpasang juga, pihak kami yang akan mencabutnya,”tegas Ozi. KI2