oleh

Di Tetapkan Tersangka,Akibat Penganiayaan Mengunakan Parang SZ Dikenai Wajib Lapor

Berita, Gunungsitoli,( Sumut,)–Sarimani Zendrato ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan. namun, Sarimani Zendrato itu tetap bisa menghirup udara bebas karena tidak menjalani penahanan.

Harap Pelapor,” sebenarnya pelakunya ini
Harus di Tahan, perbuatanya Kriminalitas kata Gori Berat karena pelaku mengunakan Parang atau Sajam,”korban dengan nada kesal.

Sesuai surat yang kami Terima, Sarimani Zendrato telah ditetapkan sebagai tersangka sejak pada tgl 24 Maret 2021 satu Minggu yang lalu terkait kasus penganiayaan terhadap korban bernama Rosa Dasinima gea.

“Kornologisnya,” awalnya saya sedang dirumah sedang mensortir telur dan tiba-tiba Sarimani Zendrato datang berteriak -teriak dirumah saya dan mengatakan kenapa kau bilang sama Ina ezera kau kakang aku sambil menunjuk-nujuk wajah saya,dengan menggunakan senjata Sajam(parang) kearah wajah saya dan melayangkan parang,

Parang itu pun mengenai pipi saya di sebalah kiri hingga luka dan bercucuran darah di wajah dan baju saya,hingga pelaku langsung pergi dari tempat saya,dan saya langsung pergi berobat RSUD M.Thomsen pada tgl 6 Febuari 2021.saya pun langsung Melaporkan hal ini di polres nias,”jelas Rosa Dasinima Gea pada saat dikonfirmasi di kediamannya.

Sarimani Zendrato ini telah di tetapkan sebagai tersangka,Setelah pihak kepolisian Polres Nias menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SP2P). Namun, polisi tak menahan Sarimani Zendrato dan hanya dikenai Wajib Lapor.

“Dengan terbitnya SP2P, yang berarti sudah ditetapkan sebagai tersangka, dalam hal ini yang di keluarkan polres Nias pada Selasa tgl 30 Maret 2021 Pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan.

Surat Pemberitahuan dari Polres Nias Berbunyi Bersama ini diberitahukan kembali kepada saudari perkembangan laporan pengaduan saudari dimana laporan pengaduan saudari telah dilakukan tindakan penyidikan sebagai berikut.

a. Telah menyerahkan Surat Pemberitahuan penetapan tersangka Kepada Kejaksaan Negeri Gunungsitoli pada saudari dan Terlapor

b. Telah dilakukan Gelar Perkara

c. Telah dilakukan pemeriksaan terhadap Tersangka dan terhadap Tersangka tidak dilakukan Penahanan namun wajib Lapor ke Sat Reskrim Polres Nias, kemudian berkas perkara nya akan segera di limpahkan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli.

Adapun Rencana kegiatan selanjutnya berbunyi,
a. Melakukan penyitaan terhadap barang bukti dan meminta izin persetujuan penyitaan ke pengadilan Negeri Gunungsitoli.

b. Melangkahi berkas perkara untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli,”jelasnya Surat Peberitauan

Keluarga korban berharap kepada polres Nias agar secepatnya Melimpahkan di kejaksaan Negeri Gunungsitoli dan Memberitaukan kepada pelapor kapan waktu/tgl pelimpahan tersebut,”ucapannya keluarga korban.(AF lase)

News Feed