oleh

Kapolres Lebak pimpin Rakor Eksternal dalam rangka pam Antisipasi Libur Panjang hari Paskah 2021

Berita Polres Lebak.– Guna mengantisipasi Libur Panjang hari Paskah tahun 2021, Polres Lebak Polda Banten melaksanakan giat Rapat Koordinasi ( Rakor) Eksternal dalam rangka Pengamanan libur panjang Hari Paskah tahun 2021 tingkat Polres Lebak bertempat di aula Mapolres Lebak.( Rabu, 31/3/2021 pukul 13.10 Wib)

Rapat Koordinasi Tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Ade Mulyana,SIK dan dihadiri oleh Kasdim 0603 Lebak Mayor Uung,SH, Kabid Dishub Lebak Sdr. Abdurozak , Kasi Dishub Lebak Sdr. Cecep Hunaepi, Tartibumas Sat Pol PP Lebak Sdr. Asep Didik, Perwakilan Gereja Kristen Pasundan Pdt.Robert .N.K, Perwakilan Gereja Katolik Sdr Toto Nurbertos,T. dan Para Perwira Polres Lebak.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Ade Mulyana,SIK mengatakan “Ya hari ini kita melaksanakan Rapat Koordinasi ( Rakor) Eksternal dalam rangka Pengamanan libur panjang dan perayaan Hari Paskah tahun 2021 di Daerah Hukum Polres Lebak” ujar Ade

“Pengamanan di mulai dari tanggal 1 April sampai dengan 4 April 2021″lanjutnya

Ade juga menjelaskan “Dalam pengamanan Libur panjang dan Perayaan Hari Paskah yang akan dilaksanakan di tiga Gereja yaitu Gereja Santa Maria Tak Bernoda,Gereja Pasundan Indonesia dan Gereja Panthekosta, Polres Lebak menerjunkan Personil sebanyak 76 ( tujuh puluh enam) personil di bantu 44 ( Empat puluh empat) personil dari Lintas Sektoral yaitu Kodim 0603 Lebak, PM, Dishub dan Sat Pol PP) dan dari pengamanan internal gereja sebanyak 12 personil, yang tentunya dengan penerapan protokol kesehatan”

“Guna antisipasi adanya bahan Peledak dan Barang berbahaya,akan diadakan sterilisasi oleh Tim Gegana Sat Brimob Polda Banten” tambah Ade

“Kegiatan Patroli gabungan pada obyek Vital juga akan dilaksanakan guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas atau Sabotase selama libur panjang”ungkap Kapolres Lebak

“Selain itu kita juga akan menempatkan personil di tempat wisata di Wilayah Kabupaten Lebak guna mengantisipasi kerumunan di tempat wisata dan pendisiplinan protokol kesehatan (prokes).”tutupnya