oleh

Petugas gabungan dari Polri-TNI dan Instansi Pemerintah Terkait kembali melakukan penyekatan wisatawan di kawasan bunderan Emplak

Berita Kab.Pangandaran – Petugas gabungan dari Polri-TNI dan Instansi Pemerintah Terkait kembali melakukan penyekatan wisatawan di kawasan bunderan Emplak Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (29 Mei 2021).

Penyekatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kalipucang Kompol Jumaeli dan melibatkan belasan personel gabungan. Mereka yang terlibat diantaranya 8 personel Polres Ciamis, 2 anggota TNI, 4 petugas Satpol PP dan 3 pegawai Dishub Kabupaten Pangandaran.

Penyekatan ini kembali dilakukan untuk mencegah timbulnya kerumunan di kawasan obyek wisata Pangandaran. Mengingat hari ini merupakan akhir pekan dan diprediksi lonjakan wisatawan di kawasan obyek wisata Pangandaran tinggi.

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., mengatakan, penyekatan yang dilakukan di kawasan Bunderan Emplak Kalipucang sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona dari sebuah kerumunan di kawasan obyek wisata. Selain itu juga dalam rangka menerapkan kebijakn Pemerintah Provinsi Jabar terkait Pembatasan Sosial Berksala Besar (PSBB) secara proposional yang berlangsung hingga 31 Mei mendatang.

“Kami tidak melarang wisatawan yang hendak berwisata ke Pangandaran. Penyekatan ini hanya tidak bersifat statis, ini akan kami lakukan penyekatan ketika kawasan obyek wisata Pangandaran telah melebihi batas aman jumlah pengunjung,” kata Kapolres.

“Mereka yang bertugas disini juga melakukan imbauan agar selalu menggunakan masker. Mereka yang tidak menggunakan atau membawa kami minta untuk puter balik membeli masker terlebih dahulu,” tambahnya.

Kapolres berpesan kepada warga masyarakat yang hendak menghabisi waktu akhir pekan di kawasan obyek wisata untuk tetap selalu mempedomani protokol kesehatan. Kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan menjadi salah satu cara agar terhindar dari bahaya virus corona.

“Mari sama-sama kita tetap selalu mempedomani protokol kesehatan guna membantu pemerintah memutus rantai penyebaran virus corona,” pungkasnya.

News Feed