oleh

Sekda Lantik Delapan Kepala Sekolah SD dan SMP

Berita Kab. Pandeglang-Sebanyak delapan Kepala Sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) resmi dilantik.

Proses pelantikan dan pengambilan sumpah para Kepala Sekolah dipimpin langsung oleh Sekretaris daerah (Sekda) Pery Hasanudin, didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang Ali Fahmi Sumanta dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Taufik Hidayat, Jumat (9/7/2021) bertempat Di Aula Kantor Dindikbud Kabupaten Pandeglang.

Kepala BKD Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengatakan, mereka yang dilantik keseluruhan ada delapan orang. Diantaranya dua Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan enam orang Kepala Sekolah (Kepsek) SMP, “kata Fahmi.

Menurut Fahmi, pelantikan dan pengambilan sumpah kedelapan Kepala Sekolah ini. Sudah mendapatkan ijin dari Kementerian Dalam Negeri.

“Kami sudah melayangkan surat permohonan pelaksanaan pelantikan kepada Kemendagri, dan alhamdulilah pihak Kementerian sudah memberikan persetujuan. Hal tersebut, sesuai dengan surat Nomor 021/4084/OTDA tentang persetujuan pengangkatan dan pelantikan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan, “terang Fahmi.

Lebih lanjut Ia mengatakan, saat ini jabatan kepala sekolah di Kabupaten Pandeglang banyak yang kosong. Baik kepala sekolah SD maupun SMP, diantaranya Kepala Sekolah SMP yang mengalami kekosongan ada sekitar 20 lebih.

Sedangkan untuk Kepala Sekolah SD banyak sekali sampai ratusan jumlahnya. Maka dari itu, butuh proses yang lama jika ingin mengisi kekosongan tersebut, karena pada saat ini Bupati belum bisa melaksanakan proses pelantikan, jika tidak ada ijin dari Kementerian Dalam Negeri, “tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris daerah (Sekda) Pery Hasanudin mengatakan. Beban kerja Kepala Sekolah sepenuhnya untuk melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan. Yang bertujuan, untuk mengembangkan sekolah, dan meningkatkan mutu sekolah berdasarkan standar nasional pendidikan, “kata Pery.

Ia menambahkan, proses pelantikan kedelapan Kepala Sekolah ini cukup menyita waktu dan pikiran. Karena kita ketahui bahwa Bupati Pandeglang tidak boleh melaksanakan pelantikan, ditambah saat ini dalam masa pandemi.

Akan tetapi, karena keadaan yang sangat mendesak untuk kepentingan pendidikan. Makanya kami mencoba kirimkan surat ke Kemendagri, dan alhamdulilah pihak Kementerian menyetujui usalan tersebut, “ucap Pery. KI2