oleh

Tunjangan ASN Akan Dipotong, Bupati Sidak Ketiap OPD

Berita Pemda Kab. Pandeglang – Pasca libur Hari Raya Idul Fitri 14412 H, Bupati Pandeglang Irna Narulita beserta jajaran melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Ini hari pertama kerja harus bisa fokus kembali untuk menunaikan tugasnya, kalau tidak ada keterangan ketidak hadirannya akan dipotong tunjangannya.” Dengan tegas dikatakan Bupati Pandeglang Irna Narulita, saat sidak ke Dishub dan Disnaker, Senin (17/5/2021).

Lanjut Irna berharap, jangan sampai setelah libur Hari Raya para Aparatur Sipil Negara (ASN). Menjadi malas-malas untuk bekerja kembali. “Rasa malas harus bisa kita lawan, kesabaran kita sudah dilatih kemarin pada saat bulan suci ramadhan,”imbuhnya.

Menurut Bupati mengatakan, pemberian tunjangan itu wujud apresiasi pemerintah. Bagi para pegawai yang telah memberikan pengabdian dengan kinerja yang baik. “Bila ada yang kurang kehadiran potong tunjangan nya, kita berikan tunjangan tidak begitu saja. Namun harus ditunjukan dengan kinerja yang baik,” pungkasnya.

Lebih lanjut Irna menyampaikan, saat ini tidak ada lagi Work From Home (WFH). Kata Irna, kegiatan yang harus dikerjakan pada hari ini harus segera diselesaikan. Semoga mereka bisa menunjukan dedikasi yang baik, sehingga tidak menunda pekerjaan. Karena bolos pada hari pertama masuk kerja usai libur hari raya, lanjutnya.

“Sidak kami random untuk melihat kesiapan mereka dalam bekerja. Ada pimpinan atau tidak, mereka selalu siap bekerja,”sambungnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Ali Fahmi Sumanta mengatakan, sidak pasca libur Hari Raya dibagi 4 tim. Masing-masing tim kata Fahmi, mendapatkan tugas ke 11 OPD ditambah dengan Kecamatan. “Saat sidak tadi terlihat kehadiran cukup tinggi. Untuk sementara, bisa kami simpulkan kehadiran dari seluruh pegawai mencapai 95%,” kata Fahmi.

Diakui Fahmi, memang saat sidak didapati pegawai yang izin bahkan tanpa keterangan. Ia berharap, ketidak hadiran ini bisa dijelaskan oleh masing-masing ASN. Dengan alasan yang dapat dipertanggung jawabkan.

“Jika tidak hadir apa alasannya, jika itu kepentingan dinas atau keluarga. Maka silahkan sampaikan yang penting bisa dipertanggung jawabkan,” tutupnya. KI2

News Feed