oleh

Masyarakat Wajib Tau “Ada 6 Kesapakat Yang Telah dibuat Bersama terkait kelangkaan BBM

Berita Kab.Buru—Namle – Antisipasi Kelangkaan dan Kenaikan Harga BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis minyak Tanah, Kapolsek Namlea AKP Uspril Walther Futwembun, S.SOS., menggelar rapat koordinasi rabu (30/12/2020).

Pelaksanaan rapat di laksanakan di ruangan kerja Kapolsek Namlea, turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab Buru Abdul Majid Umaternate, Kepala Bagian Ekbang Helmi Tiakoli,ST, Kepala Pertamina Steven Patiwael, Kanit Reskrim Polsek Namlea Ipda Muhamad Dicky Maulana, S. Tr. K, Agen di Kec Namlea Irfan dan 22 Pemilik Pelaku Usaha Pangkalan di Kec Namlea.

Kapolsek Namlea AKP Uspril.W Futwembun menjelaskan terkait dengan kelangkaan BBM ini tentu akan menjadi solusi dan tanggung jawab kita bersama. Baik dari pemerintah, BUMN maupun Swasta sehingga dalam kelangkaan minyak tanah ini tidak menjadi antrean yang padat apalagi dalam suasana pandemik covid-19 tentunya kita harus menghindari dari kerumunan masyarakat sehingga tidak ada muncul klaster yang baru.

Oleh sebab itu diharapkan yang hadir disini kita harus sama-sama sepakat dan bisa menyelesaikan solusi tentang kelangkaan maupun kenaikan harga Bahan Bakar minyak (BBM).

Dalam pertemuan ini kita harus sepakat serta komitmen dan bertanggung jawab bersama baik dari pihak, pangkalan maupun agen bagaimana cara pendistribusian sampai ke masyarakat sesuai dengan prosedur aturan yang berlaku. “Tutur Kapolsek.

Pada kesempatan yang sama Kadis Disperindag Kab Buru Majid Umaternate menambahkan menyangkut dengan harga BBM kita harus sesuaikan dengan harga standar untuk per liter sebesar Rp.4.100.

Sementara Steven Patiwael Kepala Pertamina Namlea menjelaskan untuk masalah kelangkaan dan meningkatnya harga minyak tanah ini kami dari Pertamina yang seperti disampaikan oleh Kepala Disperindag bahwa kami di Pertamina tiap hari menyalurkan minyak kurang lebih 20.000 sampai 30.000 liter dalam satu hari mulai dari hari Senin s/d Sabtu sesuai dengan komitmen kami melayani masyarakat terutama minyak subsidi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran minyak tanah ini kami tidak pernah menahan minyak di pertamina biar semua tahu, berapa pun itu kita layani melalui empat agen kita yang ada di Kabupaten Buru dan Buru Selatan

Adapun Kesepakatan Bersama Hasil Rapat antara Tim TPID Kabupaten Buru, Kapolsek Namlea, Kepala Pertamina, CV Hasindo Multi Oil dan para Pelaku Usaha Pengkalan Minyak Tanah, Terkait Kelangkaan Minyak Tanah di Kecamatan Namlea Yaitu :

1. Agen Minyak Tanah Menyalurkan Kepada Pengkalan dengan Harga Rp. 3.300/Liter

2. Agen Minyak Tanah dilarang Manyalurkan Minyak Tanah Kepada Pengkalan yang tidak berijin dan tidak memiliki Papan Nama Pengakalan.

3. Setiap Pengkalan Minyak Tanah Wajib Memiliki dan memasang Papan Nama Pengkalan yang berisi tentang Nama Pengkalan, Nomor Ijin Usaha, Nama Agen dan Harga HET Rp. 4.050/Liter,

4. Pengkalan Minyak Tanah tidak diijinkan Menjual Minyak Tanah kepada Pengecer, apabila ditemukan akan ditindak sesuai dengan Hukum dan Peraturan Perundang2an yang berlaku.

5. Pengkalan Minyak Tanah dalam melakukan penjualan kepada Masyarakat Wajib Menerapkan Protokol Kesehatan.

6. Dalam menjalankan Usahanya setiap Pengakalan Minyak Tanah Wajib Mendirikan Tempat Usahanya yg berada di luar rumah tinggalnya.

Reporter : Sofyan M.

News Feed