Diduga Terhimpit Kesulitan Ekonomi, Warga Padaherang Akhiri Hidup

Pangandaran – Seorang warga berinisial (S), sekitar 50 tahun, asal Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri pada Jumat dini hari (13/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Peristiwa tragis tersebut sempat menggegerkan warga setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika salah seorang keponakan korban menemukan secarik kertas berisi pesan terakhir yang ditulis korban.

Dalam surat tersebut, korban menyampaikan permohonan maaf kepada anaknya karena merasa belum mampu membahagiakan keluarga, serta berpamitan dan berpesan agar anaknya selalu taat kepada pamannya. Korban juga menyampaikan permintaan maaf kepada pamannya karena merasa telah merepotkan selama ini.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh kasar itu juga menitipkan pesan agar pamannya menagih sejumlah uang material kepada seseorang untuk diberikan kepada istri dan anaknya. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk pindah rumah, membayar kontrakan, melunasi utang, serta modal usaha.

Setelah membaca surat tersebut, keponakan korban bersama pamannya berinisiatif mencari keberadaan korban. Korban kemudian ditemukan telah meninggal dunia dalam keadaan tergantung di sebuah saung milik warga yang masih satu dusun namun berbeda RT. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dusun Babakanjaya, Asep.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Padaherang. Jenazah sempat dibawa ke puskesmas untuk penanganan lebih lanjut oleh tim Inafis Polres Pangandaran. Namun, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resm

( Upi) 2/5 (1)

Nilai Kualitas Konten