SAMPIT – Gelombang pemudik yang menggunakan transportasi laut melalui Pelabuhan Sampit mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan. Guna memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat yang hendak pulang kampung, personel Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Mentaya melakukan pengamanan ketat pada keberangkatan kapal menuju Pulau Jawa.
Pada Sabtu (7/3/2026) pukul 17.00 WIB, petugas gabungan bersiaga di dermaga saat KM Kirana 3 bersiap lepas sandar. Kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) tersebut dijadwalkan bertolak menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dengan membawa ratusan penumpang.
Berdasarkan data manifestasi, tercatat sebanyak 598 jiwa penumpang naik ke atas kapal. Pengamanan dilakukan mulai dari pemeriksaan tiket di pintu masuk dermaga, pengaturan antrean di gangway, hingga memastikan barang bawaan penumpang dalam kondisi aman.
Kapolsek KP Mentaya, Ipda Ahmad Zaenal, yang memimpin langsung pemantauan di lapangan, menyatakan bahwa kehadiran personel kepolisian bertujuan untuk memberikan rasa aman di tengah kerumunan pemudik yang mulai memadati pelabuhan.
“Sore ini kami melaksanakan pengamanan keberangkatan KM Kirana 3 dengan tujuan Surabaya. Total penumpang mencapai 598 orang. Seiring dengan mendekatnya Hari Raya Idulfitri, volume pemudik memang terpantau mulai meningkat dibandingkan hari-hari biasanya,” ungkap Ipda Ahmad Zaenal.
Imbauan Keselamatan Bagi Pemudik
Selain melakukan penjagaan fisik, petugas juga memberikan imbauan kepada para penumpang agar selalu waspada terhadap barang bawaan dan tetap menjaga ketertiban selama berada di atas kapal.
“Kami meminta para pemudik untuk tetap mematuhi aturan keselamatan yang diberikan oleh kru kapal. Jangan memaksakan diri jika kondisi fisik kurang fit, dan segera lapor ke petugas jika melihat hal-hal yang mencurigakan selama perjalanan,” tambah Kapolsek.
Hingga kapal lepas sandar, situasi di Pelabuhan Sampit dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif. Polsek KP Mentaya berkomitmen akan terus menyiagakan personel di setiap jadwal kedatangan maupun keberangkatan kapal untuk mengawal arus mudik Lebaran 2026 ini.













