SAMPIT – Lonjakan penumpang arus balik pasca-libur panjang masih terasa di Pelabuhan Sampit. Pada Minggu (19/4/2026) pagi, jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Mentaya melakukan pengamanan ketat terhadap kedatangan armada kapal milik PT. Dharma Lautan Utama, KM. Kirana 3, yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Kapal tersebut bersandar di dermaga Pelabuhan Sampit sekitar pukul 08.10 WIB dengan membawa ratusan penumpang dan puluhan unit kendaraan yang kembali ke wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.
Berdasarkan data manifest perjalanan, total muatan yang diangkut oleh KM. Kirana 3 pada kedatangan kali ini adalah penumpang sebanyak 735 jiwa dengan rincian dewasa 681 jiwa, Anak-anak 36 jiwa, bayi 6 jiwa, sopir/kernet 12 jiwa. Untuk kendaraan campuran sebanyak 54 unit.
Kapolres Kotim AKBP RESKY MAULANA ZULKARNAIN, S.H, S.I.K, M.H., melalui Kapolsek KP. Mentaya, Ipda Ahmad Zaenal, menjelaskan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk memastikan proses debarkasi (penurunan penumpang dan barang) berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang baru saja menempuh perjalanan laut. Fokus kami adalah mengantisipasi adanya tindak kriminalitas serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di area pelabuhan saat kendaraan mulai keluar dari kapal,” ujar Ipda Ahmad Zaenal.
Selain melakukan pengawasan fisik, personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada para penumpang agar selalu waspada terhadap barang bawaan berharga. Tidak berdesakan saat menuruni tangga kapal. Menggunakan jasa transportasi resmi yang tersedia di area pelabuhan.
Hingga saat ini, situasi di area Pelabuhan Sampit terpantau aman dan terkendali. Gelombang arus balik diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan mengingat aktivitas perkantoran dan sekolah sudah mulai kembali normal.







