Polda Jawa Barat mengajak masyarakat agar tidak merayakan malam pergantian tahun baru 2026 dengan menyalakan kembang api maupun petasan. Masyarakat diimbau untuk mendoakan korban bencana.
Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan menyampaikan ajakan tersebut sebagai kepedulian terhadap sesama, khususnya dalam situasi duka akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api atau petasan, dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti doa bersama, kegiatan keagamaan, maupun aksi solidaritas sosial. Ini adalah wujud empati dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah,” ungkapnya Kamis (1/1/2026).
Irjen Rudi Setiawan mengatakan perayaan sederhana dan tertib membuat malam tahun baru lebih aman, nyaman, dan bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Makna tahun baru bukan terletak pada kemeriahannya, tetapi pada bagaimana kita menjaga ketertiban, saling menghormati, dan memulai tahun yang baru dengan semangat kebersamaan,” imbuhnya.
Polda Jabar terus mengedepankan pendekatan humanis dengan mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban umum dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama malam pergantian tahun.
“Tanpa kembang api dan petasan, perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026, tetap meriah, aman serta kondusif.” tambah Kabid Humas Polda Jabar
Bandung 1 Januari 2026
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar







