CIAMIS ~ Banjir kembali merendam wilayah Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Banjir terjadi lantaran tanggul Sungai Cintalahab yang masih dalam proses perbaikan karena sebelumnya jebol kembali rusak. Ini diakibatkan debit air sungai yang kembali meninggi lantaran inetnsitas hujan tinggi masih terus melanda wilayah Kabupaten Ciamis.
Mengetahui hal itu, anggota Polsek Pamarican bersama Polres Ciamis, TNI dan Pemerintah serta relawan bergerak mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi para korban. Terlihat Anggota Polri bersama relawan bekerjasama membantu proses evakuasi warga dan barang para korban terdampak bencana banjir akibat kembali jebolnya tanggul Sungai Cintalahab di Blok Kubangcalincing Dusun Kertajaya Desa Sukahurip.
“Petang kemarin anggota kami segera turun melakukan evakuasi para korban bencana banjir akibat kembali jebolnya tanggul yang masih dalam proses perbaikan. Kami bergerak cepat bersama para relawan membantu para korban untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman karena debit air yang menggenangi pemukiman warga semakin meninggi,” ujar Kapolres Ciamis Polda Jabar AKBP H. Hidayatullah, SH., S.I.K., melalui Kapolsek Pamarican Iptu Baehaki dalam keterangan resminya, Selasa (17/2/2026).
Kapolsek Pamarican Polres Ciamis Polda Jabar menuturkan, bencana banjir ini mengakibatkan 9 Rukun Warga di Dusun Kubangpari Desa Bangunsari dan Ratusan Hektar Sawah warga tergenang air. Tak hanya wilayah Desa Bangunsari, rendaman air Sungai Citalahab juga merendam sebagian Dusun Sambungjaya RT 13 dan RT.12 RW 06 Desa Sukahurip Kec Pamarican.
“Bahkan rumah penduduk yang berada di sekitar DAS Sungai Citalahab dengan kedalaman air di pemukiman kurang lebih 80 cm sampai 100 cm.
Untuk RT 13 sebanyak 15 rumah dan RT.12 sebanyak 14 rumah serta terdapat 1 rumah yaitu milik Atun Dusun Sambungjaya RT.13 RW 06 Desa Sukahurip keadaan rumah temboknya jebol akibat banjir,” ucap Iptu Baehaki.
“Sementara untuk areal persawahan yang terendam air seluas kurang lebih 200 hektar dan sawah tersebut sebagian dalam proses panen padi dan akan panen padi,” ucap Iptu Baehaki menambahkan.
Saat ini, kata Iptu Baehaki, beberapa warga di ungsikan ke bangunan yang tidak terendam air yaitu di masjid DKM 2 Nurul Haq dan rumah saudaranya yang tidak terendam air. Kapolsek Pamarican Polres Ciamis Polda Jabar mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana alam yang tak tentu kapan akan tiba melanda wilayah ataupun warga.
“Kami menghimbau warga untuk selalu waspada terutama pada korban banjir guna antisipasihal yang tidak diinginkan akibat banjir susulan. Berkaca dari peristiwa jebolnya tanggul Sungai, kami menghimbau kepada pengguna jalan agar selalu berhati hati karena sering terjadi cuaca extrem. Masyarakat juga diminta agar gotong royong bahu membahu untuk membersihkan dari dampak banjir tersebut,” kata Iptu Baehaki.
*Ciamis, Kapolres Ciamis, Polda Jabar.*











