Baraknews.com I Indramayu -Musyawarah Dusun (Musdus) Plawangan desa Kertawinangun Kandanghaur Indramayu, berjalan meriah dengan semangat tinggi dari elit dusun dan tokoh masyarakat, untuk merumuskan program pembangunan yang akan datang di dusun Plawangan, 17/04/2026.
“Kita ambil waktunya pada malam hari selesai sholat Maghrib. Biar pekerjaan rutin masyarakat mencari nafkah tidak terganggu. Dan masyarakat lebih fokus dalam memikirkan dan merumuskan program dusun yang akan datang”, kata Bontot Sekretaris Desa Kertawinangun.
“Tingkat partisipasi politik masyarakat terhadap pembangunan di dusun ini cukup tinggi. Mereka masih idealis, betul-betul untuk pembangunan. Untuk dinikmati masyarakat banyak”, kata Bontot yang punya nama Yudistira Novandar ini menyinggung tingkat partisipasi.
“Waktu kita mau nyusun komposisi perangkat desa. Semua tokoh masyarakat menolak. Mereka ingin ikut dalam pembangunan dari luar sebagai masyarakat biasa. Sampai kita betul-betul minta kepada tokoh masyarakat dan isterinya serta memberi pengertian lebih jauh. Barulah yang bersangkutan mau”, kenang Bontot suatu ketika.
Dusun Plawangan ini hanya dua Rukun Tetangga (RT). Terletak di bagian paling jauh dalam desa Kertawinangun. Untuk mengakses ke desa ini harus melalui pematang, kiri kanan sawah membentang luas. Tapi masyarakatnya rata-rata tergolong sejahtera jika dibandingkan dengan dusun-dusun lain di desa ini. Dusun Blok Desa, Blok Kebon, Blok Cibiuk dan Cibelengkok.
“Musdus adalah forum warga satu dusun untuk rembuk bareng soal masalah, kebutuhan, dan prioritas pembangunan dusunnya. Diatur di pPermendagri No. 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa”, kata Bontot merujuk dasar hukumnya.
“Ciri khas dalam musyawarah ini,
Semua warga dusun boleh hadir. Agenda, Menggali gagasan. masalah air, jalan, RTLH, stunting, keamanan. Ditentukan yang paling mendesak. Kemudian semuanya menjadi usulan prioritas dusun yang dibawa ke Musyawarah Desa (Musdes) untuk diAPBDdeskan”, kata Bontot merincikan.
(Tuti A)







