Agung Ditangkap Polsek Rupit Diduga Gelapkan Mobil dan Motor

Baraknews Polres MURATARA – Diduga menggelapkan mobil dan motor di lokasi yang berbeda, seorang tuna karya, Agung Setiawan alias Agung (25) warga Dusun I Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara ditangkap aparat Polsek Rupit.

Tersangka ditangkap di jalan Lintas Sumatera di Desa Noman Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Selasa (26/7/2022) sekitar pukul 21.00 wib.

Penangkapan tersangka sesuai dengan
LP/B/01/ I/ 2022/SPKT/ Polsek Muara Rupit/ polres muratara/polda sumsel, tanggal 18 januari 2022. Pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP dan LP/B/02/ I/ 2022/SPKT/ Polsek Muara Rupit/ polres muratara/polda sumsel, tanggal 24 januari 2022. Pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP.

Untuk penggelapan mobil Xenia warna hitam BG 1822 IF dengan pelapor M Yusuf (60) warga Rt 08 RW 02 Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara sedangkan penggelapan sepeda motor Suzuki B 3913 KOY dengan korban Ferdian Hari Astaman (42) warga Dusun IX desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara.

Peristiwa penggelapan mobil terjadi Kamis (20/1/2022) sekitar pukul 14.00 wib RT 08 RW 02 Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara. Saat itu datang pelaku yang bernama Amri (DPO) dan tersangka, yang berkata kepada pelapor, “Mang Aku minjam mobil sehari, besok pagi aku balekke,”.

Kemudian dijawab oleh pelapor, “Aku dak galak Amri agek kau nyabu, jual shabu di mobil ini”.

Di jawab oleh Amri , “Idak nian mang besok pagi aku balek mobil ini”.

Setelah mendengar itu pelapor memberikan kunci mobil kepada Amri.

Kemudian setelah menerima kunci mobil, Amri bersama tersangka pergi dan membawa satu unit mobil xenia warna hitam metalik dengan BG 1822 IF atas nama A Roni.

Namun ternyata, setelah ditunggu beberapa hari, mobil pelapor tak kunjung dikembalikan.

Selanjutnya, pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Pihak Polsek Muara Rupit, guna proses hukum yang berlaku.

Sementara itu penggelapan sepeda motor terjadi Senin (17/1/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu pelapor sedang mengendarai sepeda motor dan hendak ingin pulang ke rumah. Pada saat ingin jalan pulang, ada Amri (DPO) dan tersangka memberhentikan pelapor.

Lalu tersangka berkata kepada pelapor, “Yaman pinjam motor bentar mau beli rokok” dan pelapor berkata, “Jangan lamo”.

Dan tersangka menjawab “Idak lamo sebentar bae” dan pelapor berkata kembali “Kalau kamu lamo aku antar balek bae,” dan tersangka menjawab “Idak tinggallah di sini sebentar bae”.

Jadi pelapor menunggu di tempat tersebut sampai magrib tapi tersangka dan Amri belum datang juga. Kemudian pelapor menemui orang tua tersangka dan Amri (DPO) tapi orang tuanya tidak ada tanggung jawab pada saat itu.

Dan berkata kepada pelapor, “Aku dak galak tanggung jawab, nak kamu apoke anakku terserahlah aku katek duit nak ngurusnyo”.

Dan motor yang di bawa tersebut adalah motor Suzuki/ Fu Scd 2 B 3913 KOY. Dan atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp.6 juta. Kemudian pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek muara Rupit guna di tindak lebih lanjut.

Kapolres Muratara, AKBP Ferly Rosa Putra, S.ik didampingi Kapolsek Rupit, AKP Hermansyah,SIP, MSi, bersama Kasi Humas, AKP Joni Indrajaya, SH, membenarkan penangkapan tersebut.

Tersangka ditangkap
dipinggir jalan Lintas Sumatera di Desa Noman Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara.

Tersangka mengakui perbuatannya dan tersangka mengakui melarikan diri dari permasalahan tersebut.

Kemudian Tersangka dibawa ke Polsek Muara Rupit untuk diproses hukum lebih lanjut, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Jurnalis David No ratings yet.

Nilai Kualitas Konten