oleh

Pasca Pandemi covid 19: butuh pemulihan ekonomi

Baraknews Pangandaran–Pandemi Covid-19 mempengaruhi perekonomian secara luar biasa. Tahun lalu seluruh dunia menghadapi penurunan ekonomi dan menyebabkan kontraksi yang sangat dalam karena hampir semua negara melakukan pembatasan mobilitas secara ketat. Bahkan banyak negara yang menerapkan lockdown yang memberikan konsekuensi pada perekonomian yang langsung merosot sangat tajam.

Dunia pada tahun lalu mengalami kontraksi minus 3,2% dari sisi pertumbuhan ekonominya. Akibat Covid-19 yang kemudian disertai pembatasan mobilitas lalu menciptakan kemerosotan ekonomi, kata Kunkun Herawanto Ketua Asosiasi Petani Kapol Pangandaran di Sekertariat Asosiasi Kapol, dusun Sidahurip Desa Cintakarya Kabupaten Pangandaran kepada awak media Kamis ( 10 / Maret / 2022 ).

Kunkun Herawanto menyebut, langkah pemulihan semua hal yang bisa dicapai baik dalam penanganan Covid 19 maupun dari sisi kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. Tentu menjadi bekal yang baik untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan kebijakan ke depan.

” Maka di saat pasca pandemi ini menurut Kami selaku warga masyarakat biasa , berharap buat para calon pemimpin lebih penting mengurus pemulihan ekonomi ketimbang mengurusi politik,” ucapnya.

Kunkun mengatakan lagi, bahwa di saat pasca Pandemi 19 ini masyarakat bukan butuh pilkada, bukan Pilgub, bukan Pilpres, bukan Pileg, tapi butun pemulihan ekonomi.

” Kebayang hari ini kita belum selesai merasakan dampak Covid 19 yang sudah melahirkan resesi ekonomi secara global . Sekarang dengan adanya perang Rusia dan Ukraina itu akan memberikan dampak secara ekonomi. Terlebih hari ini beberapa sanksi yang di berikan dan itu menjadi dari dampak terhadap Negara Negara lain. Bagaimana Rusia hari ini menstop aliran gasnya, bagaimana Negara Negara maju , kaya Ingris dan Amerika menolak impornya minyak Rusia. ” Maka untuk mengurai persoalan ini menjadi penting termasuk para calon pemimpin, bagaimana mendorong pemulihan ekonomi dengan cara bagaimana menggali potensi sumber alam yang ada di Indonesia dengan melibatkan seluruh elmen yang ada, serta memproritaskan masyarakat yang hari hari ini mengandalkan hidupnya di sektor pertanian,” katanya.

Menurut Kunkun, Kedepan bakal ada krisis lebih parah, harga harga naik tapi pendapatan perkapita tidak naik, ini akan menimbulkan angka kemiskinaan dan pengangguran yang lebih parah lagi. Persoalannya apa,,? Ya..itu pemenuhan kebutuhan kaum miskin tidak terpenuhi, sehingga akan menimbulkan dampak angka kemiskinan dan penganguran menjadi tinggi, dan akan menimbulkan tindakan kriminalliras tinggi pada akhirnya negara bisa menjadi kacau balau.

” Maka harapan kita hari ini selaku masyarakat, lebih membutuhkan Para calon pemimpin bersatu padu membantu program – progarm pemerintah dalam rangka menuntaskan persoalan ekonomi pasca Covid 19, ketimbang mengurusin kepentingan politik kekuasaan,” pungkasnya.(upi) No ratings yet.

Nilai Kualitas Konten