oleh

Di OKU Selatan Shalat Idul Fitri Boleh Tapi Bersyarat Takbir Keliling Dilarang

Berita Muaradua – Shalat Idul Fitri 1442 Hijriah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, dipastikan bisa digelar di tempat ibadah atau pun lapangan. Tapi, jamaah yang shalat diperbolehkan maksimal 50 persen dari kapasitas lapangan atau tempat ibadah tersebut.

Peraturan ini tertuang dalam surat edaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten OKU Selatan tertanggal 7 Mei 2021 dengan Nomor. 450/81/III/2021, tentang panduan penyelenggaraan kegiatan shalat Idul Fitri 1442 H/2021 dalam situasi pandemi Covid-19.

Sebelum tertuang dalam surat edaran ini, Pemkab OKU Selatan telah membahasnya bersama Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta beberapa instansi lain terkait. Dalam surat edaran yang di tanda tangani oleh Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo, B. Commerce tersebut, tak hanya mengatur protokes dan kapasitas dari tempat ibadah atau lapangan, tapi juga mengatur daerah yang ternyata jelang Idul Fitri, terjadi lonjakan warga terkonfirmasi Covid-19.

JIka kondisi ini terjadi, dalam surat edaran itu disebutkan jika shalat Idul Fitri harus dilaksanakan di rumah masing masing.Selanjutnya, Pemkab OKU Selatan melarang adanya kegiatan takbiran keliling. Takbir Idul Fitri hanya boleh dikumandangkan di masjid atau musholla dengan menggunakan pengeras suara.Terakhir, disebutkan juga jika kegiatan pengumpulan zakat oleh Baznas atau oleh amil zakat harus mematuhi protokol kesehatan. (Hanif)

News Feed