oleh

Karyawan PT Ina Zefanya Ataya, Dari Mulai Sakit Hingga Menutup Usia, Tidak Mendapatkan Hak layaknya Sebagai Karyawan

Berita Kab.MURATARA – termasuk kategori yang menjadi daya tarik tersendiri bagi investor untuk memilih berinvestasi baik itu di bidang perkebunan maupun bidang tambang dan bermacam-macam lainnya dari hasil bumi di kabupaten Muratara tersebut.

diantaranya sudah ada beberapa perusahaan sebelumnya yang sudah berkecimpung termasuk di lokasi kabupaten Muratara Salah satunya PT Ina Zefanya Ataya dalam mengembangkan perkebunan kelapa sawit dari anak PT Cisadane Sawit Raya tbk. Yang Lokasi Di sumatera Selatan kabupaten Muratara, kecamatan Rawas Ilir Desa Beringin Makmur II, tak heran banyak masyarakat sekitarnya yang ingin berkerja dengan keberadaan PT Ina Zefanya Ataya tersebut.

Keberadaan anak PT Cisadane Sawit Raya tbk. di desa beringin makmur II Kecamatan Rawas Ilir kabupaten Muratara tersebut, tentunya mempunyai Perseroan berkomitmen untuk mengingkatkan kontribusi positif untuk masyarakat di sekitar wilayah usaha seiring dengan pertumbuhan bisnis Perseroan. Terkait dengan upaya pemberdayaan masyarakat, Perseroan mengupayakan peningkatan kualitas dan kuantitas program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang mengacu pada empat pilar, yakni kesehatan (Health), pendidikan (Education), lingkungan (Environment), dan peningkatan kapasitas lokal (Local Capabilities), yang memungkinkan masyarakat untuk terus berkembang dalam jangka panjang dan berkelanjutan.

Akan tetapi sangat disayangkan janji Komitmennya anak dari PT Cisadane Sawit Raya tbk (CSR). PT Ina Zefanya Ataya tersebut, diduga sekedar untuk formalitas, dan tidak sesuai fakta kenyataan yang direalisasikan. Diduga sekedar untuk manipulasi komitmen ke semua masyarakat saja, dan tidak ada perihal komitmen yang diterapkan oleh PT Ina Zefanya Ataya, sangat miris sekali atas tidak kepedulian kemanusiaan dari PT Ina Zefanya Ataya, berdasarkan data dan informasi dilapangan perihal tersebut sering terjadi pada karyawan PT Ina Zefanya Ataya, Alm.

Coki saudara dari Alm Erlangga sandi apriko. Menjelaskan bahwa kakaknya meninggal dunia pada Senin tanggal 24 05 2021, Ia sangat menyayangkan Semasa Alm. Erlangga sakit dalam masa pengobatan pihak dari perusahaan tersebut belum pernah membantu semasa Alm. Erlangga sandi apriko saat waktu sakit dahulu kurang lebih Alm. Erlangga sandi apriko mengidapi penyakit selama satu tahun membiayai pengobatan sendiri. Walaupun status Alm. sebagai karyawan PT Ina Zefanya Ataya, ungkapny coki adik Alm. Erlangga

Tambahnya Coki juga selaku saudara Alm. Erlangga sandi apriko berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Muratara, bisa membantu status kakak nya karena Alm. Erlangga sandi apriko adalah sebagai karyawan dari PT Ina Zefanya Ataya, Alm. Mempunyai Hak layaknya seperti karyawan di perusahaan lainnya. bukan di diam saja. Tegas Coki adik dari Alm. Erlangga

Kemudian Mengku Rudi orang tua dari Alm. Erlangga sandi apriko, menjelaskan dan membenarkan kepada awak media, Memang semasa Alm. Erlangga sandi apriko sakit statusnya Alm. Erlangga karyawan di PT Ina Zefanya Ataya,

Mengku Rudi juga mengatakan walaupun status Alm. Erlangga anak saya tersebut status karyawan dari PT Ina Zefanya Ataya. Kami selaku orang tua tidak ada pernah merasa kepedulian dari PT Ina Zefanya Ataya tersebut. terhadap anak saya sebagai seorang karyawan, contoh saja waktu itu di segi dalam proses pengobatan kami mengklaim biaya ke PT Ina Zefanya Ataya tidak ada tanggapan. Jelasnya mengku Rudi orang tua Alm. Erlangga

Lanjutnya mengku Rudi,” juga menyampaikan sampai saat ini belum ada sehelai pun surat dari PT Ina Zefanya Ataya, terkait status Alm. Erlangga sebagai karyawan dari PT Ina Zefanya Ataya tersebut. Mengku Rudi juga berharap dari PT Ina Zefanya Ataya cepat tanggap terhadap atas Hak Alm. Erlangga anaknya adalah sebagai karyawan. ucapnya mengu Rudi.

Jurnalis David

News Feed