oleh

Aksi Brutal Aparat Kepolisian Terjadi Di Bima (NTB)

Telah terjadi penembakan membabi buta oleh sekelompok satuan brimob polresta kab Bima pada jam 16.05 wib yang mengorbankan kurang lebih 10 orang. Salah seorang pemuda yang benama Hendra (21 tahun) ditembak di dalam rumahnya dengan 3 peluru tajam tembus ke dalam tubuhnya, dibagian punggung dan di bagian betis. Leon(23 tahun) 1 timah panas. Joe (18 tahun) 1 timah panas menembus kupingnya. Dan belasan orang terkena peluru karet.

Hendra saat ini kritis sudah di larikan ke rumah sakit. Warga dan sejumlah pemuda yang sedang duduk santai di pinggir jalan di todong dan di berondong peluru tajam tanpa alasan yang jelas. Bahkan di atas rumah di tembaki.

Kejadian di Kabupaten Bima NTB

Menurut keterangan dari salah satu korban Tovan (muma), dia lagi duduk santai dengan kawan-kawannya di salah satu rumah saudaranya. Sejumlah brimob datang mengendarai sepeda motor dengan biadabnya menembak secara brutal anak-anak, ibu-ibu tanpa alasan yang jelas. Mereka melakukan penyisiran ke kampung-kampung, seolah desa talabiu merupakan desa yang berkonflik. Saya juga di todong dengan senjata, ‘ujar Muma’.

Orang yang selesai beribadah pun tak luput dari kebengisan satuan brimob. Mulai dari wilayah barat sampai timur perkampungan di brondong menggukan peluru tajam. Warga lari berhamburan menyelamatkan diri kaget Melihat brimob menembak dengan babi buta. Kejadian ini bukanlah kali pertama polresta menyalahi protap. Baru-baru ini satuan polresta Bima pernah menghujani peluru tajam terhadap warga laju dan tolouwi kabupaten bima Aksi kesatuan brimob ini semakin menjelaskan kepada masyarakat Bima betapa jahatnya institusi kepolisian, mendidik menciptakan mesin pembunuh bagi rakyat.Mereka harusnya hadir sebagai keamanan malah berubah menjadi pelaku pembunuh masyarakat

Sekarang ibu-ibu, anak di bawah umur masih mengalami traumatik mendalam akibat kebrutalan brimob. Mereka berlaga seperti anjing herder yang haus akan darah. Tak memiliki kemanusiaan dan berhati iblis. Kuasanya melebihi kuasanya Tuhan.
Oleh karnanya:
1. Desak kapolri mengusut tuntas atas pelanggaran HAM yang di lakukan satuan brimob di desa Talabiu
2. Copot Kapolres Bima dan Oknum Anggota Penembak Warga Talabiu
3. Kapolres Bima harus bertanggung jawab atas insiden berdarah di desa talabiu bima. (Sumber dan Foto : Fb Afs Diberikan oleh FB Mubaddin Syeh)

 

Komentar

News Feed