oleh

Antisipasi Penyebaran Virus HIV, Kecamatan Caringin Lakukan Sosialisasi

KABUPATEN BOGOR – Guna menekan kasus penyebaran Virus HIV AIDS di masyarakat, Komunitas PEKA dan KPA membentuk WPA di Kecamatan Caringin serta menyelenggarakan Sosialisasi HIV AIDS, Selasa (03/10) di Aula Kecamatan Caringin.

Tujuan dari acara ini adalah agar masyarakat tahu mengenai Virus HIV AIDS dan apa saja bahaya yang dapat terjadi sehingga masyarakat akan lebih memahami akibat dari Virus ini, karena penyakit HIV telah banyak memakan korban, ini semua tak lepas akibat pergaulan bebas yang mulai menjangkit di masyarakat Indonesia.
Dalam sosialisasi ini masyarakat diarahkan untuk tidak menjauhi orangnya melainkan Virusnya, karena pada dasarnya penyakit – penyakit masyarakat ini sangat sulit dihilangkan, maka dari itu dengan adanya Sosialisasi ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran dalam masyarakat.

Dikarenakan akhir – akhir ini Virus HIV AIDS sangat cepat penyebarannya maka hal ini perlu penanganan serius terutama untuk Kabupaten Bogor dan Kecamatan Caringin khususnya, agar generasi muda yang masih produktif dari penyakit HIV /AIDS dapat ditekan penularannya.

Hendi Purwana salah satu Karang Taruna Kecamatan Caringin menuturkan kepada awak media bahwa Sosialisasi ini untuk mencegah penularan dan memberi pemahaman akan bahaya HIV/AIDS, Narkoba dan Sexualitas bebas, untuk langkah awal tingkat Kecamatan nanti selanjutnya akan di sosialisasikan ke desa – desa.

Iwa sapaan akrab dari Ahermawan dari Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Bogor mengatakakan bahwa, ” Sosialisasi ini untuk pembentukan WPA tingkat Kecamatan Caringin, kebetulan dari tahun 2015 – 2016 kita sudah membentuk 16 WPA sedangkan untuk 2017 kita diamanahkan untuk 10 Kecamatan termasuk Kecamatan Caringin, ini adalah yang kedua kali setelah sebelumnya di Kecamatan Megamendung, karena di Bogor ada 1.148 kasus / 2016 sedangkan untuk Kecamatan Caringin sendiri mencapai 22 kasus “.

” Saat ini kebanyakan penderita HIV/AIDS menjangkit masyarakat kalangan menengah ke bawah dan rata – rata mereka tidak memiliki BPJS PBI maka sebagi solusi kita mendampingi mereka dari mulai tes darah, pengobatan dan pembuatan BPJS PBI, walaupun pembuatan BPJS PBI sendiri memerlukan rekom dari Dinsos “, pungkasnya.

Kesra PKM Kecamatan Caringin Dra. Tetty Setia Umila menjelaskan bahwa program pembentukan WPA/WPS dan kegiatan Sosialisasi AIDS diharapkan dapat menjadi antisipasi dan solusi juga harus di programkan secara berkelanjutan, ini semua perlu pengawasan dari berbagai sektor dan pihak, karena di era glibalisasi ini maka pergaulan bebas pun makin meningkat, karena di Kecamatan Caringin ini di prediksi 20 % adalah pendatang dari luar “. (Wie/bule)

Komentar

News Feed