oleh

Bupati Lampung Timur Bahas Lokasi Wisata di TNWK

Barak News.Com.Lamtim -Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Dulhadi, memaparkan ada tiga lokasi yang bisa menjadi objek wisata di TNWK ,yaitu di Pusat Konservasi Gajah (PKG), Plang Ijo dan Way kanan.Ketiga lokasi ini bisa dikembangkan dengan mengandeng investor untuk tujuan wisaja, ujar Kepala Balai TNWK saat pertemuan dengan Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim di SRS, Sabtu (12/3/2016).

Menurut Dulhadi, rencananya lokasi Way Kanan bisa dijadikan objek wisata meskipun pada malam hari jika sudah dikelola dengan baik. Namun, untuk menjadikan lokasi wisata yang maksimal harus bekerja sama dengan investor swasta.”Kalau investor swasta sudah masuk tentu akan ada tambahan modal,” katanya.

Kedepannya, jika investor swasta bekerja sama dengan TNWK, maka lokasi wisata seperti di Plang Ijo, dan resot Way Kanan bisa dibuat berbagai hiburan tambahan seperti lokasi permainan anak anak berupa water boom dan sejenisnya. Pemilik modal bisa membangun hotel dan rumah makan di sekitar lokasi wisata. “Namun tetap ada aturan bagi pengunjung yang tujuannya agar tidak merusak kelestarian hutan dan tentu sampah harus dijaga dengan baik agar jangan sampai dibuang ke hutan yang malah merusak habitat yang ada,” papar Dulhadi.

Bupati Lampung Timur bersama rombongan menaiki speed boat menuju pantai Kuala Wakao, setelah melakukan pembahasan objek wisata, Sabtu (12/3/2016).
Bupati Lampung Timur bersama rombongan menaiki speed boat menuju pantai Kuala Wakao, setelah melakukan pembahasan objek wisata, Sabtu (12/3/2016).

Sementara itu, Bupati Lampung Timur , Chusnunia Chalim, sangat mendukung rencana pengembangan lokasi wisata di Taman Nasional Way Kambas, sebab jika rencana itu sudah berjalan dan bisa menarik minat wisatawan dan secara tidak langsung bisa membantu masyarakat sekitar untuk mengkais rizki dengan menjual berbagai makanan atau suvenir lainnya.”Juga bisa menambah PAD Lampung Timur yang tujuannya untuk dirasakan masyarakat umum kabupaten setempat. Kami akan berjuang untuk menjadikan TNWK lokasi wisata yang benar-benar dikagumi wisatawan,” ujarĀ  Chusnunia.

Setelah melakukan dialog dengan pihak TNWK, Bupati dan rombongan berikut kepala Balai TNWK menuju pantai Kuala Wakao milik TNWK dari seksi Way Kanan dengan mengendarai speed boat selama 1,5 jam. Setiba di pantai, rombongan merasakan takjub melihat keindahan pantai wako yang masih alami dan hamparan pasir pantai yang memesona. Namun sayang lokasi tersebut tidak dibuka untuk umum, jika dibuka untuk umum bisa merusak ekosistem hutan TNWK. “Pantainya cukup luar biasa, tapi ini bukan untuk umum,” kata Bupati.(Taufik)

Komentar

News Feed