oleh

Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis Berlakukan Tarif Baru Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Puskesmas

Barak News.com Banjarsari – Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis mulai 01 Maret 2016 memberlakukan kenaikan tarif baru Retribusi Puskesmas di tiap UPTD Pusekesmas. Kenaikan tarif retribusi pelayanan kesehatan tersebut tertuang dalam Perda (Peraturan Daerah) Kabupaten Ciamis Nomor : 14 Tahun 2015 tentang Daftar Tarif Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Puskesmas.

Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas Kertahayu, dr. Rd.Yudha Dodong Hudaya mengatakan, kenaikan tarif untuk pelayanan masyarakat tidak begitu saja dilakukan, karena harus ada dasarnya dan kenaikan tersebut sudah sesuai dengan Perda Nomor 14 Tahun 2015. “Kalau kita (UPTD Kesehatan) hanya sebagai pelaksana saja. Jadi kita menjalankan aturan sesuai Perda dan surat dari Dinas Kesehatan”, ujar Yudha saat diwawancari Baraknews.com di Puskesmas Kertahayu, Sabtu (26/3/2016).

Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas Kertahayu, dr. Rd.Yudha Dodong
Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas Kertahayu, dr. Rd.Yudha Dodong Hudaya

Tarif retribusi Pelayanan kesehatan sebesar Rp. 7000 yang terdiri dari biaya pelayanan poli umum dan gizi Rp.5000 serta Catatan Medis Rp.2000. Tarif tersebut berlaku untuk pasien yang baru berobat ke Puskesmas karena belum ada Catatan Medis (CM). Sedangkan untuk pasien lama atau yang sudah pernah berobat dikenakan tarif normal,Rp. 5000’ucapnya

Sementara itu, Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas Pamarican, Tata Sudinta, S. KM mengatakan kenaikan tarif tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan rencana kenaikan tarif iuran BPJS per 1 April 2016. Tata lebih memfokuskan kepada pelayanan yang prima untuk masyarakat yang ingin berobat di Puskesmas.

Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas Pamarican, Tata Sudinta, S. KM
Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas Pamarican,Tata Sudinta,SKM

“Itu tergantung pemerintah, nanti kalau pemerintah mau menaikan (tarif iuran BPJS), ya pelayanan di Puskesmas harus ditingkatkan dan lebih memuaskan, naik atau tidaknya tarif, sejauh ini pun kami sudah melakukan pelayanan dengan baik”, jelas Tata di ruangannya.
Sosialisasi sudah dilakukan dengan memasang pengumuman di masing-masing Puskesmas. Sejauh ini, belum ada masyarakat yang protes tentang kenaikan tarif pelayanan kesehatan tersebut. (Bayu Eriga)

Komentar

News Feed