oleh

Dinas Pertanian Ciamis Sediakan 11. 300 Pompa Air dalam menanggulangi Kekeringan

CIAMIS, –  Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan  Pangan Kabupaten Ciamis Ir. Kusrtini dalam  Rapat Koordinasi Penanggulangan Kekeringan yang dilaksanakan,  Selasa (05/09/17) diaula Dinas menyebut bahwa puncak musim kemarau sudah terlewati di bulan Agustus, namun untuk musim hujan di Wilayah Jawa Barat puncaknya di bulan Oktober dan November.

Sehingga kata Dia,  seluas 11.800 hektare lahan pertanian yang di tanami padi harus di selamatkan dari ancaman kekeringan.

“Namun untuk mengantisipasi hal itu sebanyak 11.300 pompa air manual dan 1 pompa air mobile telah kami sebar di lapangan kepada para petani,” jelasnya.

Kustini menambahkan program pemerintah dalam menanggulangi kekeringan berupa asuransi usaha tani  padi sudah mulai dilaksanakan hanya belum sepenuhnya yang mengikuti baru sekitar 9.900 hektare dari target 450 ribu hektare area pertanian.

“Selain itu ada pula kartu tani yang di sediakan pemerintah untuk memudahkan petani dalam mendapatkan akses pertanian seperti penyaluran pupuk  bersubsidi.  Namun kenyataan di lapangan sekitar 10 petani belum memiliki kartu tersebut,”ujarmya. (Jepri)

 

Komentar

News Feed