oleh

Febriyanto Harefa Layangkan Surat Hak Jawab Ke Media Baraknews.com

Hak jawab febriyanto Harefa Diduga Febriyanto IP Harefa, S.Si Membuat Skenario Pencopotan Kasek SMKN 1 Botomuzoi dan penjelasan Redaksi Baraknews.com

Baraknews Kabupaten Nias Sumut — Hak Jawab dan/ atau Hak Koreksi ke-II Atas Pemberitaan Baraknews (https://www.baraknews.com) tertanggal 29 Agustus 2022 dengan Judul :

Diduga Febriyanto IP Harefa, S.Si Membuat Skenario Pencopotan Kasek SMKN 1 Botomuzoi
Pemberi Hak Jawab : Febriyanto Isa Putera Harefa, S.Si.
email : febriyantoharefa@yahoo.com
Nias, 09 September 2022
Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada media Baraknews yang telah menayangkan hak jawab yang telah saya sampaikan sebelumnya. Namun hak jawab yang saya sampaikan
tersebut telah sangat jelas saya tujukan pada link https://www.baraknews.com/berita-sumaterautara/diduga-cacat-hukum-pencopotan-kasek-smkn-1-botomuzoi dan bukan hak jawab pada link
https://www.baraknews.com/berita-sumatera-utara/diduga-febriyanto-ip-harefa-s-si-membuatskenario-pencopotan-kasek-smkn-1-botomuzoi. Hal ini dikarenakan media Baraknews memuat 2
berita tentang diri saya yakni :
1. Diduga Cacat Hukum,”Pencopotan Kasek SMKN.1 Botomuzoi
Berita ditayangkan pada tanggal 24 Agustus 2022, kode pembuat berita “af lase”.
https://www.baraknews.com/berita-sumatera-utara/diduga-cacat-hukum-pencopotan-kaseksmkn-1-botomuzoi
2. Diduga Febriyanto IP Harefa, S.Si Membuat Skenario Pencopotan Kasek SMKN 1
Botomuzoi
Berita ditayangkan pada tanggal 29 Agustus 2022, kode pembuat berita “yona/ af lase”.
https://www.baraknews.com/berita-sumatera-utara/diduga-febriyanto-ip-harefa-s-si-membuatskenario-pencopotan-kasek-smkn-1-botomuzoi
Saya menduga hal ini karena ketidakhati-hatian staf media yang Bapak/ Ibu pimpin dalam meneliti
hak jawab yang saya sampaikan untuk ditautkan pada berita yang diberi hak jawab, karena substansi hak jawab saya yang pertama tidak relevan dengan tautan yang diberi hak jawab oleh
media Bapak/ Ibu, saya rasa Bapak/ Ibu paham mengenai hal ini.

Selanjutnya, saya Febriyanto Isa Putera Harefa, S.Si tetap akan melakukan hak jawab atas pemberitaan lainnya tentang diri saya yang media Bapak/ Ibu pimpin yakni pada link berita
https://www.baraknews.com/berita-sumatera-utara/diduga-febriyanto-ip-harefa-s-si-membuatskenario-pencopotan-kasek-smkn-1-botomuzoi, tertanggal pemberitaan 29 Agustus 2022.
Adapun hak jawab yang saya sampaikan sebagai berikut :
1. Pada paragraf 10 baris 5, tidak semestinya pers memuat frasa “meminta secara paksa”
sebagaimana yang dituduhkan oleh Drs. Faehusi Laoli kepada saya pada jabatan PKS
Kesiswaan. Dapat saya tegaskan bahwa hal tersebut adalah hoax yang tidak berdasar dan
tidak bisa dibuktikan sama sekali baik oleh Drs. Faehusi Laoli maupun insan pers yang
melakukan peliputan. Masih pada paragraf 10, disebutkan bahwa Rapat Pembagian Tugas
adalah pada tanggal 14 Juli 2022 tidaklah benar, yang benar bahwa Rapat Pembagian Tugas
di SMKN 1 Botomuzoi dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2022 (bukti terlampir). Maka jelas
dan terang bahwa keseluruhan isi Paragraf 10 adalah pemberitaan yang tidak benar atau
mengada-ngada.
2. Pada paragraf 11 baris 1, frasa “yang bersangkutan lansung mengancam saya akan
mengajak seluruh Siswa/i untuk mogok Belajar dan mengarahkan orangtua Siswa/i agar
tidak menyekolahkan anaknya di SMK Negeri 1 Botomuzoi” adalah fitnah yang secara
sengaja mendiskreditkan dan menggiring opini buruk terhadap saya, yang mana hal tersebut
juga tidak dapat dibuktikan.
3. Pada paragraf 13 baris 2, frasa “diduga membuat Skenario rapi layaknya seperti Berita
yang sedang Viral saat ini” adalah hoax satir yang ditujukan kepada saya. Untuk diketahui
bersama bahwa sejumlah masyarakat yang terdiri dari 4 orang Kepala Desa, 2 orang
Sekretaris Desa, 28 orangtua siswa, 14 orang siswa, 4 orang tokoh masyarakat, 2 orang tokoh
pemuda, dan 1 orang Ketua DPD Partai PAN Kabupaten Nias, yang semuanya berjumlah 55
orang menandatangani/ stempel Surat Permohonan Pencopotan Kepala Sekolah SMKN 1
Botomuzoi (terlampir) tertanggal surat 23 Juli 2022. Dalam surat permohonan tersebut, yang
pada pokoknya isi suratnya berbunyi :
 Mulai Senin, 25 Juli 2022 anak-anak kami di SMK N.1 Botomuzoi untuk sementara tidak
kami izinkan pergi ke sekolah hingga menunggu pencopotan dan penggantian Kepala

Sekolah Baru sekaligus menunggu kembali kondusifnya situasi Guru-guru (sampai
sekarang pembagian Roster Mata Pelajaran belum ada).
 Apabila Kasek SMK N.1 Botomuzoi An : Drs. Faehusi Laoli tidak segera diganti, maka
kami masyarakat akan menutup secara paksa Sekolah tersebut.
yang mana atas ultimatum tersebut, pada tanggal 24, 25, dan 26 proses belajar mengajar di
SMKN 1 Botomuzoi tidak berlangsung. Pada tanggal 26 Agustus 2022 telah terlaksana
pertemuan bersama antara Kacabdisdik Kota Gunungsitoli bersama seluruh elemen
masyarakat yang bertempat di SMKN 1 Botomuzoi.
Melihat, memperhatikan, dan mencermati isi Surat Permohonan tanggal 23 Agustus 2022
tersebut yang pada intinya masyarakat mengancam akan menutup paksa sekolah tersebut,
maka saya menghimbau kepada siswa/i SMKN 1 Botomuzoi untuk tetap hadir ke sekolah
mengikuti kegiatan belajar mengajar namun beberapa siswa mengatakan bahwa mereka tidak
diizinkan oleh orangtua mereka ke sekolah karena menyadari perkembangan didik anak-anak
mereka di sekolah tidak ada perkembangan. Mereka menyarankan untuk membuat WA Group
sebagai media komunikasi agar persoalan di sekolah mereka cepat selesai.
Dalam WA Group tersebut, jelas saya menyarankan kepada mereka untuk tidak sekolah
dikarenakan esoknya pihak Cabdisdik Kota Gunungsitoli akan datang kesekolah. Jika pun
mereka tetap bersekolah, maka situasi belajar mengajar pun tidak dapat berjalan dengan
nyaman dan lancar dikarenakan situasional guru-guru yang pro dan kontra serta situasional
masyarakat sekitar yang sedang bergejolak dan berkecamuk di Kecamatan Botomuzoi
khhususnya di SMKN 1 Botomuzoi terlebih Cabdisdik Gunungsitoli menyatakan mereka akan
datang ke sekolah. Dalam WA Group tersebut saya tegaskan bahwa semua isi chat dihapus,
supaya tidak ada yang baca, namun isi WA Group tersebut tersebar luas melalui media ini
tanpa adanya sensor dari pembuat berita maupun media yang menayangkannya. Kecuali ditentukan lain oleh Peraturan Perundang- undangan, penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan yang memungkinkan saya untuk mengajukan gugatan atas kerugian
yang ditimbulkan atas pemberitaan ini.
Sehingga kesimpulan saya atas tulisan sebagaimana dimaksud pada Paragraf 13, adalah hoax satir yang tidak dapat “disamakan” atau “diidentikkan” dengan skenario rapi layaknya
seperti berita yang sedang viral saat ini.
4. Terkait kebebasan saya untuk tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan atau konfirmasi dari pers, pada dasarnya tidak ada keharusan bagi setiap orang untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pers. Dan saya tidak perlu menjelaskan bahwa saat ini saya tengah berada dalam transisi pekerjaan yang menyita waktu dan pikiran saya, dan itu adalah hak saya.

Saya sama sekali tidak memiliki niat menghalang-halangi tugas jurnalis/ peliputan, namun saya
yang merasa ingin mengetahui dan dekat dunia jurnalisme mengharapkan kiranya insan pers pada media Bapak/ Ibu menerapkan prinsip Cover Both Side dalam membuat dan menyajikan berita yang aktual, akurat dan berimbang, bukan menyerang, menghakimi, bahkan menzolimi satu pihak sehingga ada pihak-pihak yang merasa dicemarkan nama baiknya.
5. Media yang Bapak/ Ibu pimpin secara sengaja dan langsung memposting foto pribadi saya,
tanpa menyensor atau memblur wajah saya, serta tanpa seizin saya dengan judul berita yang
mencemarkan nama baik saya. Sehingga terang benderang bagi masyarakat bahwa saya adalah pelaku utama (pembuat skenario) pencopotan Drs. Faehusi Laoli tanpa sedikitpun media/ pers yang Bapak/ Ibu pimpin mengedepankan asas “Presumption of innocence”.
6. Demikian hak jawab/ hak koreksi ini saya perbuat untuk segera dapat ditayangkan pada media yang Bapak/ Ibu pimpin sehingga menjadi pertimbangan bagi saya untuk melakukan
upaya hukum lainnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
7. Selanjutnya, segala hal berkaitan dengan konfirmasi, klarifikasi, ataupun tanggapan balik atas hak jawab/ hak koreksi.

Penjelasan Redaksi media Baraknews

Pimpinan redaksi media Baraknews telah menanggapi hak jawab dan menayangkan hak jawab  Febriyanto Isa Putra Harefa,S,Si atas pemberitaan yang berjudul,”
Diduga Febriyanto IP Harefa, S.Si Membuat Skenario
Pencopotan Kasek SMKN 1 Botomuzoi
Perlu kami jelaskan bahwa, (red)