oleh

Giat Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) Di Sukaresmi Disambut Antusias Warga

KABUPATEN BOGOR – Sebagaimana  yang sudah dicanangkan oleh Pemerintah bahwa tanggal 01 Oktober 2015 adalah Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) maka desa Sukaresmi Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor melakukan sebuah gerakan bebas penyakit Kaki Gajah, karena Pemerintah telah menargetkan tahun 2020 Indonesia bebas dari penyakit tersebut, senin (09/10).

Karena penyakit Kaki gajah/Filariasis adalah penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filarial yang merusak sistim limfatik sehingga menimbulkan pembengkakan pada tangan, kaki, payudara dan skrotum. Penyakit ini selain menimbuklan cacat seumur hidup juga stigma sosial bagi penderita dan keluarganya.

Untuk itu M. Baehaki Kepala Desa Sukaresmi  beserta Dinas Kesehatan Kecamatan Megamendung dan bekerjasama dengan Bidan Desa juga Mahasiswa Kebidanan menggerakkan seluruh warga agar mengikuti program ini, mengingat penyakit ini sangat berbahaya dan bisa menyerang serta mengancam masyarakat.

Penyakit yang disebabkan oleh berbagai jenis nyamuk yang mengandung larva atau bahasa latinnya microfilariasis ini dapat menyerang semua golongan umur dan dapat menimbulkan kecacatan menetap, stigma sosial, hambatan psikologis, sumber daya manusia (SDM) menurun dan kerugian ekonomi.

Baehaki mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencegah masyarakat dari penyakit tersebut, ” Kita arahkan warga Sukaresmi untuk mengikuti program BELKAGA karena mengingat bahayanya penyakit Kaki Gajah ini dan  masyarakat juga harus tahu gejala klinis filariasis pada tahap awal (akut), yakni demam berulang lebih dari satu sampai dua kali setiap bulan bila bekerja berat, tetapi dapat sembuh tanpa diobati dan timbul benjolan dan terasa nyeri pada lipatan paha atau ketiak tanpa ada luka, terjadi pembengkakan pada kaki, tangan, skrotum, dan sebagainya “.

” Semua warga desa Sukaresmi yang berusia antara 2 tahun hingga 60 tahun  wajib minum obat pencegah penyakit kaki gajah tersebut sekali setahun, selama minimal lima tahun berturut-turut, karena manfaat obat tersebut selain dapat mematikan atau memandulkan cacing filaria dewasa, juga dapat mematikan cacing perut seperti cacing gelang, cacing tambang, cacing cambuk dan cacing kremi, agar melindungi dirinya dari risiko terkena penyakit kaki gajah “, paparnya. (Wie/Bule)

 

 

 

Komentar

News Feed