oleh

Gubernur Banten Peduli kepada Keluarga PERS

Barak News.Com – Gubernur Banten Rano Karno memberikan penghargaan kepada dua tokoh insan pers di Banten, yakni (Alm) H Lukman Hakim dan (Alm) Djoewisno Margono Surosastro. Selain piagam penghargaan, bentuk perhatian lainnya kepada dua tokoh pers di Banten tersebut yakni berupa pemberian uang masing-masing Rp3 juta kepada pihak keluarga serta berupa “voucher” untuk menunaikan ibadah umroh, masing-masing untuk satu orang dari keluarga (Alm) H Lukman Hakim dan keluarga (Alm) Djoewisno Margono Surosastro.
Pemberian pengharagaan kepada dua tokoh pers di Banten tersebut, diserahkan Gubernur Banten Rano Karno kepada pihak keluarga masing-masing pada acara seminar dan lokakarya (Semiloka) Peringatan Hari Pers Nasional Tingkat Provinsi Banten tahun 2016 yang digelar Biro Humas dan Protokol Pemprov Banten, di Pendopo Gubernur Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Serang, Selasa Kemarin.

rano
Gubernur mengatakan pemberian penghargaan kepada dua tokoh wartawan di Banten itu, sebagai bentuk perhatian pemerintah atas jasa-jasa dan perjuangan dua wartawan tersebut, yang hidupnya dedikasikan dalam dunia kewartawanan serta berbagai karya jurnalistiknya menjadi motivasi terhadap pembangunan jurnalistik di Provinsi Banten.
Rano berharap penghargaan tersebut dapat memotivasi para wartawan lainnya di Banten, dalam meningkatkan kinerja khususnya bidang jurnalistik, sehingga memberikan pencerahan dan mencerdaskan masyarakat. “Kami berharap kemitraan antara pers dan pemerintah tetap terbangun dengan baik dan ditingkatkan.Pers mempunyai peranan dan kekuatan yang besar dalam membangun karakter bangsa.Untuk itu kami berharap pers bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat dan membangunkan kesadaran masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan,” kata Rano Karno saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan tersebut.
Almarhum H Lukman Hakim yang lahir di Jakarta pada 10 Juni 1941 merupakan wartawan di beberapa surat kabar lokal dan nasional, Lukman Hakim terakhir menjadi wartawan senior di harian lokal di Banten Kabar Banten dengan berbagai penghargaan atas karya jurnalistik. Lukman Hakim meninggal dunia pada 10 Juni 2015 setelah sekitar 49 tahun bergelut di dunia jurnalisitik.
Sementara almarhum Djoewisno berasal dari Labuan Pandeglang, lahir di Solo pada 1 Mei 1939 semasa hidupnya pernah menjadi wartawan di sejumlah media diantaranya di Kantor Berita Republik Indonesia (KBRI-Antara 1974-1976), Harian Merdeka, Harian Jakarta (1992-1996) beberapa media cetak nasional,Karya jurnalistik lainnya yaitu menerbitkan buku berjudul “Romusa antara Bayah dan Saketi” yang pernah terbit di negeri Belanda.
Sebelum meninggal di Pandeglang pada 1 Oktober 2008 lalu, karier terakhir di dunia jurnalisitik ( Alm) Djoewisno Margono Surosastro yakni menjadi wartawan di Harian Umum Fajar Banten (sekarang Kabar Banten) yang merupakan anak perusahaan Grup Pikiran Rakyat.
Setelah pemberian penghargaan, rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Provinsi Banten dilanjutkan dengan Semiloka yang mengambil tema “Pers Yang Bebas dan Bertanggung Jawab Terhadap Keberlangsungan Program Pembangunan Daerah Demi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat,hadir sebagai pembicara dalam Semiloka tersebut yakni Ketua Bappeda Banten Hudaya, Asda III Pemprov Banten Widodo Hadi dan Wina Armada Sukardi yang mewakili Dewan Pers. (Red)

Komentar

News Feed