oleh

Hari Kartini Yang Tragis.Empat Guru Honorer Wanita Di Pecat Sepihak Oleh Kepsek

KABUPATEN DOMPU NTB – Nasib tragis harus di rasakan oleh empat guru honorer wanita yaitu Tuti Alawiah,Junari,Siti Raodah dan Nurlaela asal kecamatan Pekat kab.Dompu NTB di saat pemperingati hari Kartini mereka merelakan keinginan mereka menjadi pahlawam tanpa tanda jasa.

Bagaimana tidak keempat guru honorer tersebut di pecat tanpa alasan yang jelas oleh kepsek SMK 1 Pekat Bapak Suparman . Pemecatan sepihak ini di lakukan setelah beberapa hari adanya aksi demonstran guru terhadap kepala sekolah yang di nilai tidak transparansi dalan mengola dana BOS.

Dalam aksi tersebut hampir semua guru Smk 1 Pekat memprotes terkait penggunaan dana BOS yang tertutup oleh kepala sekolah Suparman,imbasnya pemecatan kepada ke empat guru honorer dan proses pemecatan 4 guru honorer di lakukan dua kali 2 orang guru di pecat tgl 19 april 2016 dan di lanjutkan besok tgl 20 apri 2016.

Salah satu Guru Honorer yang di Pecat Nurlaelah menuturkan kepada wartawan Barak news .com,” kami mengabdi cukup lama di sekolak itu.Selain dari kami bereempat akan ada lagi 10 guru honorer yang akan terima surat pemecatan dari kepsek Suparman
Keempat guru honorer korban pemecatan akan menemui dan ingin mengadukan tentang pemecatan sepihak yang di lakukan oleh kepsek kepada Kadis dikpora H.Ikhtiar dan kepada Bupati Dompu H.Bambang M.Yasin untuk meminta perlindungan.Namun sayang niat mereka belum membuahkan hasil karena kadis dikpora dan Bupati tidak ada di kantor dan masih ada tugas dinas lain.

Mereka berharap bisa menemui kedua pejabat pemerintah tersebut dan mengingat selain dari mereka berempat akan ada lagi korban guru honorer lainya yang akan di pecat sepihak lagi,” tutur ke 4 (empat) guru wanita yang rela datang jauh dari pekat serta membawa anak mereka

Besar harapan kami kepada Bapak Bupati agar bisa mengambil keputusan yang bijak.Supaya guru Honorer tidak di jadikan sasaran Emosi dan arogansi kepala sekolah.

Sementara kepala Sekola SMK 1 Suparman sampai berita ini di turunkan belum bisa kami temui terkait pemecatan sepihak terhadap bawahannya atau guru honorer tanpa alasan yang sudah puluhan tahun mengabdi di sekolah SMK N 1 Pekat. ( Mulia )

Komentar

News Feed