oleh

Kades Idanotae pukul meja Saat Rapat diduga tergangu karena BPD tanyakan kegiatan fisik

Berita Gunungsitoli, (Sumut) -Rapat Pemerintahan Desa Idanotae dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Berakhir Dengan pukul meja yang diduga dilakukan kades karena BPD Tanyakan kegiatan Fisik terus-menerus. Sabtu (21/11/2020)

Kegiatan rapat Pemerintah Desa Idanotae (20/11) dengan Badan Permusyawaratan Desa atau disingkat BPD di kantor desa didasari surat undangan nomor surat 140/138/DS-ID/2020 Prihal Rapat Pemberitahuan Pembangunan Fisik Tahun 2020

Namun hal ini menjadi perdebatan yang panjang saat rapat dimana BPD dan Kades Idanotae saling adu argumen tentang kegiatan Fisik yang membuat sang kepala desa pukul meja itu,

Menurut Maretiaman Zamasi Ketua BPD Idanotae saat dikonfirmasi atas kejadian tersebut menyatakan,saya sangat kecewa tidakan yang terkesan Arogan yang dilakukan kades,

” Awalnya kami di undang kepala desa idanotae untuk rapat tentang kegiatan fisik ditahun 2020 ,ketika kami mempertanyakan kegiatan fisik yang sudah selesai dan apa lagi kegiatan fisik didesa kita yang belum terlaksana kades diduga tergangu dan tidak terima ditanyakan persoaalan itu dan akhir kades pukul meja,”ungkap ketua BPD

Ditempat terpisah juga Meiman Syukur Hura Wakil ketua BPD Desa idanotae menyampaikan hal sama terkait sikap dan tindakan tidak oknum kades ini saat rapat,

” Saya sebagai BPD merasa kecewa atas tindakan yang dilakukan oknum kepala desa itu saat rapat, tutur Wakil ketuan BPD Idanotae itu

Hal yang senada juga disampaikan Syukur iman Gea Sekretaris BPD Desa Idanotae menyampaikan,

” Saya heran ketika saya bertanya terkait pembentukan kelompok didesa, pak kades menjawab bahwa tidakan pembentukan kelompok itu didesa ada kebijakannya sendiri,dia membatasi waktu rapat karena dia punya kesibukan yang lain diluar, artinya kepala desa idanotae tidak menghargai keberadaan kami sebagai BPD dan kami menilai kades Idanotae terkesan Arogan” , Ucap Sekretaris BPD Idanotae itu

Sampai berita ini di terbitkan pihak awak media telah mengkonfirmasi kepada Kepala desa idanotae melalui via WhattsApp Sekitar pukul 10:37 Dengan Nomor 0823 6063 XXXX Namun beliau tidak membalas alias menjawab pada hal terlihat telah tanda contreng dua berwarna biru yang artinya pesan telah dibaca,

Walaupun demikian awak media tetap akan berusaha mengkonfirmasi yang bersangkutan. (Af lase)

News Feed