oleh

Kegiatan Bersih Desa Prayungan Meriah

Ponorogo – Luar biasa semangat dari Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo dalam membangun desa. Selain itu semangat gotong royong terus dipupuk dalam diri Kepala Desa, Perangkat Desa, Elemen Desa hingga seluruh masyarakat Desa Prayungan.

Hal ini bisa dilihat dari perayaan Bersih Desa Prayungan yang mulai dilaksanakan kemarin lusa mulai jam 05.00 WIB dilaksanakan kegiatan Simaan Al qur’an yang dilanjutkan jam 19.00 dengan acara Istighosah. Menurut Kuntjoro, S.Sos selaku Ketua Panitia, acara kemudian dilanjutkan dengan Sholawatan jam 21.00 WIB hingga jam 24.00 WIB.

Dia menambahkan kegiatan selanjutnya kemarin mulai jam 19.30 WIB pemberian santunan anak yatim piatu dilanjutkan pengajian umum oleh KH. Anwar Sahid dari Kabupaten Bojonegoro.

Suasana pengajian akbar bersih desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Ponorogo. (FOTO : MUH NURCHOLIS)
Suasana pengajian akbar bersih desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Ponorogo. (FOTO : MUH NURCHOLIS)

Lebih lanjut Kuntjoro .S.Sos.menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas bantuan baik moril materiil demi suksesnya acara Bersih Desa atau Selan Desa Prayungan. Rangkaian cara di pusatkan di Sasono Krido Hutomo Balai Desa Prayungan.

Pada kesempatan itu KH. Anwar Zahid berharap umat Islam dan warga Desa Prayungan untuk tetap kompak serta meningkatkan persatuan dan kesatuan. “NKRI harga mati membangun jiwa dan badan seperti dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya, bangunlah jiwanya bangunlah badannya. Jadi yang harus dibangun itu jiwanya dulu baru badannya,” pesan KH. Anwar Zahid.

Sedangkan Sutris selaku Kepala Desa Prayungan berharap masyarakat tetap meningkatkan semangat gotong royong dan keikhlasannya dalam ikut membangun Desa Prayungan. “Dengan bersih desa kita wujudkan masyarakat Desa Prayungan dengan kerja nyata melestarikan adat istiadat, seni budaya menuju masyarakat Prayungan yang bermartabat secara akhlaqul karimah, bermotivasi, berdikari baik secara mental dan spiritual,” harap Sutris.

Sutris juga berharap dengan bersih desa, seluruh elemen masyarakat bisa mewujudkan masyarakat Prayungan bersatu, tentram dan terus berkarya untuk kemajuan Desa Pertarungan. “Dengan berpedoman pada”Hamengku Wekasing Widhi” Sesanti Utomo Toto Raharjo Ing Bebrayaning Sasomo,” tukas Sutris dalam Falsafah Jawa. (Muh Nurcholis)

Komentar

News Feed